Bangun Pasar, Pemkot Madiun Anggarkan Rp 80 Miliar
Madiun (BeritaKota.net) – Untuk pembangunan kembali Pasar Besar Kota Madiun di Jalan Panglima Sudirman yang luluh lantak karena terbakar, Oktober 2008 lalu, Pemkot Madiun menganggarkan dana sebesar Rp 80 Milyar. Dana sebesar itu dianggarkan dari APBD Kota Madiun tahun 2009-2011.
Sebelumnya, sisa bangunan yang terbakar dirobohkan menggunakan peralatan dan kendaraan berat. Para pekerja juga mengangkut sisa material itu menggunakan truk ke luar dari lokasi. Saat ini, para pekerja masih meratakan tanah seluas 3,5 hektar sebelum dibangun pondasi bangunan.
Menurut Royan, 43, pemborong yang melakukan pembongkaran Pasar Besar Kota Madiun, mengatakan, proses pembongkaran hingga pemerataan tanah di lokasi berlangsung selama tiga bulan. Untuk pemerataan tanah saat ini hanya dilakukan oleh sekitar 18 orang pekerja yang mengoperasikan mesin perata tanah.
“Saat melakukan pembongkaran bangunan, kita memakai puluhan kendaraan berat dan mempekerjakan sekitar 80 orang. Saat ini proses pembongkaran dan pemerataan tanah hampir selesai. Selanjutnya, bisa langsung dimulai pembangunan fisik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Madiun, Trubus Reksodirjo saat dikonfirmasi mengatakan, pengerjaan pembongkaran bangunan dan pemerataan tanah di lokasi Pasar Besar Kota Madiun itu memakai dana yang diberikan oleh pihak asuransi sebesar Rp 11 miliar. “Biaya pembongkaran dan pemerataan tanah, kita menggunakan klaim asuransi yakni sebesar Rp 11 Milyar,” katanya.
Menurutnya, setelah selesai pembongkaran dan pemerataan selanjutnya bisa segera dimulai pembangunan fisik. Saat ini, sudah ada 20 rekanan yang ikut lelang pengerjaan proyek Pasar Besar Kota Madiun itu.
“Nantinya, rekanan yang memenangkan tender akan segera memulai pengerjaan proyek pasar itu,” ujarnya.
Trubus menambahkan, anggaran sebesar Rp 80 Milyar tersebut untuk pembangunan pasar tradisional yang terdiri dari 3 lantai. Lantai 1 dan 2 akan dibangun los untuk para pedagang yang sebelumnya menempati pasar. Kemudian, lantai 3 akan dibangun kolam renang dan tempat rekreasi keluarga.
Sedangkan perincian anggarannya, untuk tahap awal pada 2009 dialokasikan anggaran sebesar Rp 14 miliar. Kemudian, pada kedua tahun 2010 mendatang dialokasikan anggaran sebesar Rp 40 miliar. Dan tahap ketiga pada 2011 dialokasikan anggaran sebesar Rp 26 miliar.
“Pemkot Madiun juga saat ini masih berusaha minta bantuan Pemprov Jatim dan pemerintah pusat untuk pembangunan pasar tradisional ini,” terangnya. (nar)
Keterangan foto: SEGERA DIBANGUN. Pasar Besar Kota Madiun yang luluh lantak akibat kebakaran pada Oktober 2008 lalu bakal segera dibangun kembali. Tampak puing-puing sudah mulai diratakan dan rencananya pembangunan pasar akan mulai dikerjakan November ini. BeritaKota.net/Sunarsa Prakosa
Dibaca: 221 kali




