Advertorial DisplayAdvertorial Display

Garda Bangsa Desak SBY Bubarkan FPI

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Surabaya (beritakota.net)- Berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Organisasi kepemudaan (OKP) di Jatim mengutuk Front Pembela Islam (FPI). Pasalnya mereka dinilai berbuat tindakan anarkis dengan menyerang secara brutal warga masyarakat yang tergabung dalam kelompok Aliansi Kebebasan untuk Kekebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), Minggu (1/6).

“Apa yang telah diperbuat FPI itu jelas telah menciderai nilai-nilai kebangsaan NKRI dan melenceng dari nilai-nilai Islam,” ujar Wakil Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Agus Dwi Purmawan didampingi beberapa perwakilan Ormas dan OKP di Jatim, Selasa (3/6). Berbagai organisasi yang mengutuk itu tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta Damai (AMCD) Jatim.

Lebih jauh Agus menegaskan bahwa Pancasila dan NKRI adalah sudah final dijadikan sebagai ideologi negara dan model pemerintahan di Indonesia. Karena itu FPI harus tunduk dan patuh terhadap keputusan yang sudah dibuat oleh para pendiri bangsa ini.

“Jika FPI menginginkan mendirikan negara Islam, silahkan tapi
jangan di Indonesia,” cetusnya.

Bentuk protes yang mereka lakukan dituangkan dalam bentuk surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku kepala negara dan pemerintahan dminta spaya membubarkan FPI, “jika dalam 1×24 jam, tidak direspon secara postif maka kami akan membubarkan secara paksa FPI yang ada diwilayah Jatim,” tambah Ketua DPC Garda Bangsa Jatim, Ahmad Arizal.

Surat terbuka aini juga akan disampaikan kepada kepada DPR, MPR, Mendagri, Menkumham, Menag maupun Kapolri, Panglima TNI dan lan-lain. AMCD Jatim yang ikut menandatangani surat terbuka kepada Presiden SBY itu, lanjut Arizal meliputi, “GP Ansor, Garda Bangsa, PMII, HMI, Paguyupan Masyarakat Pesisir dan lain-lain,” tegasnya. fs

Dibaca: 257 kali

Tagged as: ,

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook