Pak De Kampanye Buruh Biscuit
Surabaya, beritakota – Pakde Karwo mendatangi pabrik
Jacobs Biscuit (King Guan) Jl Raya Kalirungkut, Selasa (1/7) siang, untuk memperkenalkan diri dan mohon doa restu para pekerja untuk maju dalam pilgub. Didampingi Martono SH MHum, Ketua Sukses Sekber KarSa, Pakde Karwo yang didampingi Ana (Direksi PT Jacob Biscuit), Kiki (victory manager), dan Baskoro (Manager Personalia/HRD), berkeliling pabrik untuk melihat proses prtoduksi biskuit, sambil menyapa para pekerja, yang mayoritas kaum perempuan.
Di setiap bagian, Pakde Karwo memperkenalkan diri, meski kebanyakan pekerja sudah mengetahui siapa pria berkopiah, berkacamata, berkumis, dan mengenakan baju koko putih tadi.
“Bagaimana, apakah sudah banyak gambar-gambar KarSa di daerah sampean,” kata Pakde Karwo.
Ditanya wartawan usai menyapa para buruh pabrik biscuit, Pakde mengatakan, kedatangannya ke pengusaha-pengusaha selama ini, ingin memperkenalkan dirinya sekaligus minta doa restu untuk running dalam pilgub Jatim, 23 Juli nanti.
Ia menjanjikan kepada pengusaha, akan memberikan suasana yang nyaman dan aman pada para pengusaha. Sebab, suasana kondusif sangat diperlukan untuk perbaikan investasi.
“Perbaikan ekonomi tanpa investasi, adalah sesuatu yang tidak mungkin,” ujarnya.
Menurut pasangan Gus Ipu, pihaknya akan mengubah konsep tripartit menjadi bipartit. Jadi, nantinya pemerintah hanya sebagai fasilitator saja. Hubungannya nanti langsung antara majikan dan buruh.
Sebelumnya, Pakde Karwo diundang menjadi pembicara workshop Contextual Teaching Learning (CTL) dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang diselenggarakan Ikatan Guru Agama Katholik Surabaya di Hotel Istana Permata Jl Raya Kupang Jaya 2, Surabaya .
Pakde Karwo memaparkan resep dalam pendidikan, yang berbasis human touch. Menurutnya, dengan sistem itu, pola belajar mengajar yang selama ini terkesan kaku, bisa lebih mencair. Sebab, guru dan murid bisa lebih dekat.
“Dengan sistem human touch itu, guru dituntut selalu tersenyum dan bersikap ramah. Muridnya nanti jadi cepat menyerap apa yang disampaikan gurunya,” ujarnya.
Sementara Ketua Ikatan Guru Agama Katholik, Yohanes Agus Wiyono mengatakan, secara formal pihaknya tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk memilih pakde Karwo.
Dibaca: 266 kali“Tapi kalau secara individu, saya menyarankan untuk memilih pakde,” ujarnya. (bon)


