Advertorial DisplayAdvertorial Display

Pak De Blusukan Pabrik Sepatu

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Surabaya, Beritakota – Jawa Timur harus probisnis dan proindustri karena jumlah angkatan kerja pengangguran di Jatim masih tinggi, yakni 1,2 juta. Sedangkan penduduk Jatim sekitar 38 juta sehingga untuk mengatasi pengangguran hanya bisa dilakukan dengan memberikan insentif kepada pengusaha, umpamanya dengan mempermudah investasi di provinsi ini.

Hal ini disampaikan cagub usungan PD-PAN Soekarwo saat berkunjung ke PT. SIM (Surya Intrindo Makmur Tbk), pabrik sepatu ekspor di kompleks Permata Industri blok E No. 10-11 di Tambak Sawah. Waru, Sidoarjo, Rabu (2/7).

Dikatakan, pihaknya pasti mengajak pengusaha merumuskan seperti apa sebetulnya kebijakan masalah perbankan. Perbankan dengan pengusaha dipertemukan, dengan insentif yang diberikan pemerintah untuk investasi.

Coffe morning, menurut Soekarwo, merupakan salah satu jembatan yang tepat untuk mempertemukan pengusaha dengan bankir, dan para pengelola ketenagakerjaan. Karena itu, seharusnya dilakukan setiap bulan.

“Agar para pengusaha kerasan di Jatim, dan ada keuntungan dalam berinvestasi,” kata Pakde.

Selain itu, lanjut Soekarwo, perlu juga peraturan tentang perburuhan, dan harus baik. Sehingga ada kepastian terhadap buruh, misalnya jika nanti ada sengketa.

“Saya usulkan KHN (Kebutuhan Hidup Normal) dan KHL (Kebutuhan Hidup Layak) itu per kluster. Buruh sepatu harus berbeda dengan buruh elektronik, beda dengan buruh tempe. Yang elektronik, yang perlu teknologi tinggi, tentu KHM-nya berlainan dengan buruh tahu tempe,” Pakde Karwo, sapaan akrab cagub asal Madiun itu.

Selama di PT SIM, Pakde tak hanya diterima jajaran direksi, namun juga blusukan ke bagian produksi yang pekerjanya mayoritas wanita. Didampingi Cintya dan Meike selaku direksi, Pakde Karwo berkeliling pabrik menyaksikan proses pembuatan sepatu, sambil menyapa para pekerja. Mereka berebut jabat tangan dengan Pakde, dan minta foto bareng dengan HP mereka, diiringi koor rekan-rekan lainnya, “Pakde Karwo…, Pakde Karwo…!”.

Wiwin, seorang pekerja PT SIM tak mengira bisa bertemu langsung dengan Pakde. Selama ini ia hanya melihat fotonya di baliho. Sedang rekannya yang lain menilai Pakde lebih ganteng aslinya ketimbang foto atau gambarnya. Menjawab wartawan, Cintya selaku direktris menyatakan, sosok Pakde Karwo pantas jadi gubernur.

“Saya yakin dukungan ke beliau pasti tinggi sekali. Saya berharap Pakde terpilih, dan saya yakin itu, sehingga ada peningkatan hubungan baik dengan buruh Jatim dan pengusahanya,” ujar Cintya. (bon)

Dibaca: 392 kali

Tagged as: , , , , ,

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook