Bupati Himbau Jangan Golput
Gresik, Beritakota – Bupati Gresik DR. KH. Robbach Ma’sum menghimbau warganya menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Gubernur (pilgub) Jatim yang akan digelar 23 Juli mendatang. Himbauan bupati itu disampaikan saat berdialog dan audiensi dengan para tokoh masyarakat, pimpinan organisasi sosial dan kemasyarakatan se Kabupaten Gresik, Kamis (10/7) di ruang mandhalam Bahkti, lantai IV gedung Pemkab Gresik.
Menurut bupati keberadaan pemimpin masih lebih baik dari pada tidak mempunyai pemimpin. Karena itu warganya diminta tidak golput dan memilih pemimpin yang terbaik dari pilihan yang terjelek.
”Pilihlah yang terbaik menurut anda, jikalau menurut anda jelek, pilihlah yang terbaik diantara yang jelek,” ujar Robbach.
Dalam kesempatan itu turut hadir Wakil Bupati Gresik, HM. Sastro Soewito, SH, M.Hum dan Sekda Gresik Dr. Husnul Khuluq, Drs, MM yang saat itu sebagai moderator dialog yang memfasilitasi dialog antara Bupati dengan sekitar 250 tokoh masyarakat dan pimpinan orsospol se Kabupaten Gresik.
Sebagian narasumber pendukung, seluruh kepala Dinas, Badan, Kantor dan Bagian ikut ambil bagian. Himbauan Bupati ini disambut baik oleh peserta dialog, salah satu yang ikut mendukung H. Masrukin dari Cerme. Dikatakan oleh Masrukin, sebagai tokoh agama dan Masyarakat di Cerme pihaknya akan mendukung himbauan Bupati ini.
”Kalau ada setiap pertemuan nanti kami akan minta masyarakat untuk tidak golput,” ujarnya.
Tak hanya Pilgub yang menjadi perhatian peserta dialog, masalah Kebersihan, kesehatan dan lingkungan hidup juga tak luput dari usulan peserta. Misalnya Nuruddin peserta dari Driyorejo, dia minta agar Pemkab membangun Rumah sakit di Wilayah Selatan.
Sedangkan Affan Ahwan dari Panceng mengusulkan, terkait perda Anti pornografi dan porno aksi, dia meminta agar camat ikut serta mengawasi warung remang-remang yang ada di wilayahnya masing-masing. Bahkan KH. Usmuni meminta pelaksanaan aktifitas bulan Romadhon dibuatkan Perda. Tokoh masyarakat yang juga ulama asal Giri ini juga mohon aktivitas Minggu pagi di Alon-alon Gresik bisa diatur agar tak bersamaan dengan aktifitas di Masjid Jami’ Gresik. yn
Dibaca: 164 kali

