Advertorial DisplayAdvertorial Display

PKB Imin Optimis Capai 25 Persen

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Surabaya (beritakota.net) – Kubu DPP PKB pimpinan Muhaimin Iskandar optimis perolehan suaranya bisa meraih 25% secara nasional pada pemilu 2009. Perolehan suara PKB dari tahun 1999 mencapai 15 juta, dan tahun 2004 menurun menjadi 12, 5 juta suara karena adanya konflik internal yang berkepanjangan.

Sedangkan pada pemilu mendatang diharapkan Cak Imin sapaan akrab Muhaimin Iskandar bertambah, alasannya duri dalam daging yang memporak-porandakan PKB sudah bisa dikeluarkan dari tubuh PKB.

“Satu-satunya partai di dunia yang dilahirkan oleh NU ini akan tetap
kokoh dan kuat meskipun partai ini sering diadu domba oleh makelar politik, dan Alhamdulillah mereka itu sekarang sudah bisa kita kikis habis dari PKB. Sehingga semuanya sudah tahu siapa sebetulnya yang bikin onar dan merusak PKB,” ujar Muhaimin dalam sambutannya di acara Harlah PKB ke 10 di Asrama Haji, Sukolilo Surabaya, (Minggu, 27/7).

Dijelaskan Muhaimin konstuen dan kader PKB tidak akan meninggalkan PKB, mereka akan tetap memilih PKB. Karenanya diharapkan pengurus PKB mulai dari pusat, tingkat DPW, DPC dan ranting-ranting PKB harus mempersiapkan diri untuk mempertahankan kebesaran PKB dengan menggandeng ulama NU, guna mempersiapkan diri menghadapi pemilu mendatang.

“PKB sudah terbiasa menghadapi goncangan dari dalam, kita harus solid untuk mempersiapkan diri menghadapi pemilu agar PKB tetap diperhitungkan guna melakukan sebuah berubahan. Saatnya PKB berubah menyongsong masa depan. Kalau kita bisa meraih 150 kursi di DPR RI maka PKB bisa memberikan kontribusi yang jelas kepada rakyat,” terang mantan Ketua PB PMII ini mendapat aplaus.

Dialanjutkan Cak Imin, PKB akan merangkul semua elemen untuk memenangkan PKB mulai dari elemen, termasuk kelompok yang pernah dikecewakan PKB, elemen buruh, kalangan akademisi, profesional dan pemilih pemula.

“Bersama ulama NU, PKB akan menggandeng semua elemen untuk bangkit menuju perubahan yang lebih baik,” ujarnya.

Menyinggung islah yang ditawarkan PKB kubu Gus Dur, lanjut Muhaimin pihaknya akan membahas dalam rapat pleno PKB yang akan digelar Rabu (30/7) Minggu depan.

“Kemungkinan bahas islah dengan Gus Dur itu ada, tapi putusannya tergantung rapat pleno DPP PKB,” tambah Cak Imin.

PKB kubu Gus Dur melakukan mediasi islah terhadap PKB pimpinan Cak Imin setelah pemerintah melalui Depkumham mengakui PKB Cak Imin yang  berhak mengikuti pemilu 2009. Namun islah atau tidak dengan kubu Gus Dur itu masih tergantung putusan hasil rapat pleno PKB Cak Imin. Kader dan simpatisan PKB berharap kedua kubu bisa islah sehingga semakin memperkokoh PKB.

“Kalau kedua kubu itu islah maka PKB bisa hebat dan menang di pemilu 2009,” ujar Huda simpatisan PKB dari Trenggalek.

Sementara itu Ketua DPW PKB, Imam Nahrawi menambakan PKB sudah saatnya kembali pada komitmen perjuangan rakyat, sebab partai ini akibat konflik internal yang berkepanjangan telah menghabiskan energi PKB, sehingga jika dibiarkan akan berdampak buruk pada keberlangsungan PKB.

“Melalui harlah PKB yang ke 10 ini mari kita bersama ulama NU kembali pada perjuangan rakyat, agar PKB di Jawa Timur kembali memenangkan pemilu 2009. Dan PKB sudah saatnya berubah, kita akan pertahankan perolehan suara PKB di Jawa Timur untuk mencapai 35 persen,” ungkap Nahrawi mantan Kerua Korcab PMII Jawa Timur ini.

Dalam harlah itu selain dihadiri ribuan kader dan simpatisan, Ketua-Sekretaris DPW PKB se Indonesia, juga dihadiri Ketua sekretaris DPC PKB yang loyal kepada kepemimpinan Muhaimin. Menariknya, mantan Ketua PW NU Jatim, Ali Maschan Moesa yang juga menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur dari Partai Golkar, tapi kalah di putaran pertama juga hadir. Tampak Ia duduk mesam mesem berdampingan dengan Ketua Dewan Syuro KH Aziz Mashuri, Cak Imin dan Nahrawi. (yan)

Dibaca: 225 kali

Tagged as: ,

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook