Advertorial DisplayAdvertorial Display

Polres Razia Hotel ‘Mesum’

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Tuban, Beritakota – Diduga karena sudah tercium sebelumnya, razia yang dilakukna oleh aparat Polres Tuban pada sejumlah hotel dan losmen, yang diindikasikan sebagai ajang mesum kemarin malam (26/8), hanya berhasil meringkus satu pasangan selingkuh.

Pasangan selingkuh—seorang pria yang mengaku warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang dan seorang janda kembang asal Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Kota itu, tertangkap basah aparat saat sedang berada didalam sebuah kamar di Hotel Bintang, Jl Raya Babat KM 1.

“Saya tidak tahu kalau ada operasi (razia,red), mungkin apes kami berdua,” sesal si lelaki yang enggan menyebutkan namanya kepada sejumlah wartawan di ruang Unit II Mapolres Tuban yang juga pada saat itu mengikuti razia Polres Tuban.

Dikonfirmasi sejumlah wartawan, AKP Ismanto yang memimpin operasi itu mengatakan, razia ke sejumlah hotel dan losmen tersebut memang sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya.

“ Kita berupaya menciptakan suasana kondusif menjelang puasa dan selama puasa nanti, agar masyarakat yang menjalankan ibadah puasa tidak terusik oleh perilaku asusila” kata AKP Ismanto.

Sayangnya, sweeping yang dimulai pukul 21.30 hingga 23.00 tersebut tidak membawa hasil maksimal, padahal sejumlah hotel yang dirazia itu diduga kuat sering dijadikan tempat “adegan” mesum. Hotel Jawa Timur di Jl Veteran yang menjadi sasaran pertama, ditemukan sepi pengunjung. Hanya beberapa sales dari luar kota yang tampak menginap di tempat itu.

Hal yang sama terjadi di Hotel Purnama, Jl Semarang. Dalam buku tamu, tercatat sejumlah tamu yang sedang menginap di tempat itu. Namun saat petugas meneliti satu demi satu kamar-kamar yang ada di hotel tersebut, semua penghuni kamarnya sedang tidak ada di tempat. Dua tamu yang berhasil ditemui tidak menunjukkan indikasi sedang melakukan perbuatan mesum di kamarnya, sehingga polisi pun harus pergi dari hotel itu dengan tangan hampa.

Di Hotel Dinasti yang berada di lokalisasi semi legal, di Dusun Dasin Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu, kedatangan petugas Polres Tuban malah disambut dengan lampu mati. Dalam buku tamu tercatat pula sejumlah tamu yang menginap di tempat itu. Namun lagi-lagi petugas tidak berhasil menemukan penghuni-penghuni kamar seperti yang ditunjukkan petugas hotel.

“Semua lagi keluar, Pak. Maklum lampunya mati, jadi tamu-tamu memilih berada di luar hotel” kata petugas hotel menepis kecurigaan petugas, karena di beberapa kamar ditemukan tanda-tanda mencurigakan.

Polisi baru berhasil menyeret pelaku asusila saat merazia Hotel Bintang di Jl Babat KM 1 tersebut, dan langsung membawanya ke Mapolres untuk diproses lebih lanjut.

“Kalau Operasi dilaksanakan lebih malam lagi, mungkin kita akan berhasil menggaruk banyak pelaku asusila,” gerutu beberapa petugas yang nampak kesal lantaran tak memperoleh hasil maksimal.

Selain razia yang dindikasikan becor ini, para pemilik hotel juga banyak yang mengerutu karena pihak polres dinilai tebang pilih dalam melakukan razia. Sejumlah hotel dan losmen yang sekelas dengan hotel-hotel yang telah dirazia oleh Polres, ternyata tidak dilakukan razia.

“Tidak adil mas, masak hotel kami saja yang dirazia, masih banyak hotel lain yang sekelas dengan hotel kami ternyata juga tidak dirazia, padahal banyak masyarakat yang mencurigai hotel itu” Kata salah satu pemilik hotel yang engan menyebutkan nama pada sejumlah wartawan. (kh)

Keterangan foto : Pasangan mesum yang tertangkap basah oleh Polres Tuban, dalam razia menjelang bulan suci Romadhon saat dimintai keterangan di Polres Tuban. (Gus Huda)

Dibaca: 1625 kali

Tagged as: ,

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook