Tempat Maksiat di LA Dirazia
Lamongan, Beritakota – Meski beberapa kali kerap bocor, petugas dari Polres Lamongan tak pernah lelah untuk merazia dan mengoprasi tempat tempat yang dianggap mengotori bumi Amrozi itu. Seperti razia yang digelar Kamis (28/8) malam, 20 anggota Polres Lamongan, dari kesatuan Samapta itu melakukan razia seporadis, di peta hitam daerah wilayahnya.
Operasi yang di mulai tepat pukul 21.00 dan berakhir pukul 24.00 itu disinyalir bocor dahulu. Ini bisa dibuktikan dengan nihilnya hasil tangkapan, di enam titik lokasi yang razia. Petugas hanya mendapat sitaan, dua botol miras dalam kemasan aqua besar berisi arak.
Razia itu sendiri diawali di empat lokasi dalam kota . Yaitu warung Jalan Suwoko, Pasar Burung Jalan Kusuma Bangsa dan Terminal Baru, Lamongan Kota. Karena razia dalam kota hasilnya nihil. Oprasi diarahkan ke Babat. Dua puluh lima kilometer arah barat dari pusat kota Lamongan. Yaitu Café Love, di Jalan Babat – Jombang. Dicafe ini, petugas hanya menemukan satu liter arak. Dan mencatat indentitas kartu tanda penduduk (KTP) para purel di Cafe Love tersebut.
Ke empat purel yang didata petugas itu, rata rata masih berumur belasan tahun (ABG). Hal ini diketahui, setelah purel itu menyerahkan kartu indentitasnya. Bahkan, diantara para purel tersebut, masih tercatat sebagai siswi SMU di Babat, ini sesuai dengan kartu pelajar yang diberikannya ke petugas untuk di data. Mereka itu adalah, WN (17), warga Kebalandono, Babat, SFA (18), asal Sambong, Babat, dan TN (18), warga Widang, Tuban. Ke empat purel belia yang terjaring oprasi pekat tersebut tidak diamakan. Mereka hannya diberi pengarahan ala kadarnya oleh petugas.
Belakangan teryata juga diketahui tak sedikit diantara mereka yang dirazia itu merupakan wajah wajah lama. Pasalnya dari catatan petugas dan wartawan sebelumnya mereka beberapa kali kena razia dan dilakukan pendataan.
Dibaca: 1059 kali‘’Oprasi ini akan lebih di insentipkan, apa lagi bulan suci romadhon kian dekat ,’’ tegas Kasatsamapta Polres Lamongan AKP Slamet. (lut)


