Hutan Lindung Dijarah Warga
Ancam Kelangsungan Sumber Air Nglirip
Tuban, beritakota.net, 13/12 – Lantaran hutan lindung di Dukuh Nglirip, Desa Mulyoagung banyak dijadikan lahan pertanian oleh warga setempat, kini hutan Kecamatan Singgahan petak 26 B KPH Parengan kondisinya semakin parah, bahkan bisa menjadi penyebab sumber air Krawak yang dijadikan pengairan pertanian di wilayan Kecamatan Singgahan itu terancam mati.
Dari data yang dihimpun beritakota.net, bahwa rusaknya hutan jati di kawasan hutan lindung Krawak, di Nglirip itu karena penjarahan hutan yang terjadi pada awal tahun 1997 hingga 1998 lalu. Karena penjarahan itu, lahan hutan lindung seluas 17.420 hektar menjadi gundul.
Gundulnya hutan lindung itu juga menyebabkan mengecilnya 10 sumber mata air Krawak dari 18 mata air. Sehingga, pertanian di wilayah Kecamatan Singgahan yang mengandalkan pasokan air Krawak sering kekurangan.
“Sekarang ini hujan deras saja air terjun Nglirip belum mengalir. Apalagi kalau musim kemarau pasti kita kekurangan air,” terang Samsul petani Mulyoagung, kemarin (12/12).
Guna memulihkan kembali kawasan itu menjadi hutan lindung lagi, pihak KPH Perhutani Parengan dan masyarakat sekitar terus melakukan penghijauan.
“Sejak 2006 lalu kami bersama masyarakat sekutar terus melakukan penghijauan” Kata ADM KPH Parengan Kristomo.
KPH Perhutani Parengan juga menjelaskan, dari penggarap persil yang menguasai sebagian hutan lindung kini tinggal 50 penggarap dari 120 orang penggarap pada 2006 lalu.
“Kami terus memberikan pengertian warga setempat akan pentingnya hutan lindung. Insya Allah setelah musim panen tahun ini sudah tidak ada lagi petani yang menggarap persil hutan lindung,” tambah Kristomo ketika melakukan penghijauan, kemarin.
Penghijauan yang juga diikuti warga masyarakat dan jajaran Kodim 0811 Tuban berhasil menanam 11 ribu pohan yang terdiri dari pohon jati, mahoni dan kesambi.
“Sejak 2006 hingga 2008 kita sudah melakukan penanaman pohon sebanyak 84 ribu pohon,” sela KH Noor Nasroh Pengasuh Ponpes Walisembilan Nggomang, Singgahan Tuban yang terus mengerahkan santrinya untuk ikut menghijaukan kembali lahan hutan lindung. (kh)
Keterangan foto; Warga masyarakat dan jajaran Kodim 0811 Tuban saat melakukan penghijauan di hutan lindung Mulyoagung, Kecamatan Singgahan. (Gus Huda)
Dibaca: 390 kali

