Pasangan Mega-Pro Dapatkan Nomer Urut 1
Menariknya, pasangan Mega-Pro yang datang terakhir bila dibanding dengan dua pasangan lainnya itu ternyata mendapatkan nomer urut 1.
Sedangkan pasangan SBY – Berbudi yang datang lebih awal ini justru mendapatkan nomer urut 2. Sementara JK-WIN mendapatkan nomer terakhir yaitu 3.
Dalam acara pengundian nomor urut Capres-Cawapres itu tampak tiga pasangan capres-cawapres tersebut saling bersalaman, seolah mencairkan ketegangan politik persaingan diantara mereka yang terjadi selama ini. Misalnya Megawati Soekarno Putri untuk pertamakalinya selama lima tahun terakhir ini disalami oleh musuh politik bebuyutannya Presiden SBY.
Seusai pengambilan kertas nomer urut di tabung yang disediakan KPU, kemudian mereka satu persatu pasangan capres saling membuka kertas nomer urut mereka. Saat mereka mengetahui hasil nomer urut pesertanya untuk pilpres ini tampak masing-masing pasangan capres-cawapres itu sumringah dengan nomer yang didapatkannya tersebut.
Ketua KPU Pusat, Hafidz Anshary mengatakan semua pasangan capres-cawapres harus mematuhi peraturan yang berlaku, misalnya terkait kampanye maka pasangan capres-cawapres dilarang mencuri start kampanye.
“KPU mengingatkan kepada pasangan calon untuk tidak melakukan kampanye di luar jadwal yang telah ditentukan yaitu 2 Juni-4 Juli termasuk iklan di TV dan media massa lainnya,” ujar Hafidz.
Dia katakan seorang dari calon atau pasangan calon dilarang mengundurkan diri terhitung sejak ditetapkan, namun apabila parpol dan gabungan parpol menarik pasangan calon atau salah seorang dari pasangan calon, maka parpol atau gabungan parpol itu tidak akan bisa mengusulkan calon pengganti. yon
Dibaca: 541 kali

Jakarta (BeritaKota. net) – Tiga pasangan capres-cawapres mengambil nomer urut pengundian peserta pemilihan presiden (pilpres) di kantor KPU Jakarta, Sabtu (30/05). Ketiga pasangan itu adalah Megawati Soekarno Putri – Prabowo Subianto (Mega-Pro), Jusuf Kalla-Wiranto (JK-WIN), Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY-Berbudi).