Advertorial Display

Panwas Tuban Tegur KPU, Tak Becus Tindak Pelanggaran Pilpres

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Tuban (BeritaKota.net) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tuban sesalkan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) pemerintahan setempat membiarkan pelanggaran alat peraga kampanye Capres cawapres. Padahal panwaslu telah merekomendasikanya atau melayangkan surat hingga dua kali. Namun belum ada tindakan konkret terhadap pelanggaran itu.

Saat dikonfirmasi Beritakota.net di Kantor Panwaskab Tuban, Ketua Panwaslu Tuban Minan,SH menyatakan puluhan atribut kampnye para Capres cawapres sudah melanggar Peraturan KPU No 28 tahun 2009 Pasal 25 Huruf b. yang berisi tentang larangan pemasangan atribut di tiang listrik, pohon rindang, tempat pelayanan kesehatan dan tempat ibadah.

“Kita sudah merekomendasi pihak PKU untuk menegor dan Satpol PP untuk menurunkan, tapi meski waktunya hamper habis ternyata masih belum di tindak lanjuti, sehingga panwas kembali memberikan peringatan pada KPU dan satpol untuk menindaklanjuti rekomendasi ini” Kata Minan.

Data yang diterima Beritakota.net dari pihak panwaskan terdapat 73 pelanggaran yang ditemukan pihaknya, dan hingga saat ini belum juga ditindaklanjuti. Terpisah, Ketua KPU Tuban, Soemito karmani kalau menyatakan pihaknya masih mengkaji permasalahan ini dan telah berkoordinasi dengan Satpol PP kab Tuban untuk melakukan penertiban.

“Masik kita koordinasikan mas…” Ujar Karmani singkat di Kantor KPU di.Jalan Pramuka yang tidak jauh dari Kantor Panwaskap Tuban.

Sementara itu, dari pantauan Beritakota.net selama musim kampenye Capres-Cawapres. Tidak nampak aktifitas yang siknifikan, baik berupa kampaye terbuka ataupun kampenye dialogis, yang dilakukna oleh tim dari masing Capres-Cawapres. Dari catatan Beritakota.net, hanya tim pasangan JK-Win yang melakukan kampanye terbatas di kecamatan palang dua hari yang lalu.

Dan dari ketiga Capres & Cawapres, hingga saat ini baru Jusuf Kalla yang singah dikabupaten Tuban, yakni di Ponpes Langitan Widang Tuban, pesantren milik KH.Abdullah Faqih, itu pun atas namanya kunjungan sebagai Wapres, meski didalamnya juga terdapat tim termasuk Cawapres pasangan JK, yakni Wiranto.

Seperti yang disampaikan jauh hari oleh Ketua DPC Partai Demokrat Tuban yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati, bahwa pihaknya tidak akan gerilya, ketika Ketua Partai Golkar Dra.Hj.Haeny Relawati RW, M.Si juga tidak ‘turun’ mencari dukungan/kampanye.

Pada sisi lain, sebagian masyarakat atau pemilih, banyak yang mengungkapkan binggung dengan pilihanya. Debat Capres ataupun Cawapres di sejumlah TV swasta, tidak membuat mereka terpengaruh dengan program atau janji-janji yang disampaikan oleh masing-masing kandidat.
“Ya..apa kata nanti lah, saya binggung meski saya juga orang partai, karena hingga saat ini tidak ada arahan dari partai” Kata Thoyib warga palang Tuban saat dikonfirmasi Beritakota.net. (kh)

Dibaca: 281 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook