Gus Sholah Desak Ketua KPU Dicopot
Jombang (BeritaKota.net) – Pengasuh pondok pesantren (ponpes) Tebuireng, Jombang, KH Sholahudin Wahid melontarkan kritik pedas kinerja KPU. Bahkan, Gus Sholah sapaan akrabnya meminta agar KPU segera menyelesaikan seluruh permasalahan pilpres dan segera melakukan pembenahan.
Jika tidak segera dilakukan, ia meminta agar KPU dicopot dari jabatannya. Adik kandung mantan presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) beralasan jika selama ini kinerja komisi yang bertugas melaksanakan pemilu tersebut amburadul. Hal itu terbukti dengan kacaunya DPT (Daftar Pemilih Tetap). Padahal menurut dia sebelum pilpres diselenggarakan, masing-masing tim sukses sudah melayangkan surat teguran ke KPU untuk segera melakukan pembenahan soal DPT. Namun, sepertinya peringataan tersebut tidak pernah dihiraukan oleh KPU.
“itu salah satu bukti amburadulnya kinerja KPU. Sangat berbeda pada pilpres 2004 lalu yakni kinerja KPU berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada permasalahan,” kata Gus Sholah yang dalam pilpres lalu mendukung pasangan Capres JK-Wiranto ketika ditemui wartawan di kediamannya Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Terkait pencopotan atas usulannya tersebut, cucu KH.Hasyim Asyari pendiri Nahdlatul ulama’ ini menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berkopenten menangani masalah itu.
“Saya sendiri belum tahu siapa yang berhak mengangkat dan memberhentikan KPU,kita serahkan pada yang berkopenten” jelasnya.
Selain itu, Gus Sholah juga sangat mendukung keputusan MK terkait penggunaan KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang bisa digunakan untuk mencontreng. Ke depan lagi, dalam melakukan pencontrengan tidak perlu lagi berpijak pada DPT. Cukup dengan KTP, seseorang dengan bisa menggunakan hak pilihnya.
“Teknisnya, setelah mencontreng, KTP itu bisa saja di lubangi. Hal itu untuk mengantisipasi KTP siluman,” tandasnya.
Meski demikian, ia meminta agar semua pihak agar menerima hasil pilpres. semua itu adalah pilihan rakyat. Jika ada kecurangan, Gus Solah yakin tidak akan mempengaruhi keputusan tersebut.
“Yang pasti kita semua harus legowo dengan kemenangan SBY. Selain itu, kita harus mendukung pemerintahan secara kritis,” tegasnya. zn
Dibaca: 210 kali
