Mahasiswa STIKES Gelar Doa Korban Mutilasi
Jombang (BeritaKota.net) – Puluhan mahasiswa STIKES ICME Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan-Ikatan Cendikia Medika) Jombang, Kamis (23/7) menggelar doa bersama (tahlil) atas meninggalnya rekan mereka, Ayu Wulandari alias Wulan (20), korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di Yogjakarta dan Magetan.
“Kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinan karena meninggalnya anak didik kami, yakni Ayu Wulandari. Kami berharap arwah Wulan diterima disisi-Nya dan diampuni dosa-dosa-Nya,” kata Pengurus STIKES ICME Jombang, Arif Wijaya.
Pantauan beritakota.net acara yang digelar di halaman kampus di Jalan Halmahera itu, dengan dipimpin oleh pengurus yayasan KH. Arwani terlihat seluruh civitas akademika khusuk dan seksama serta penuh dengan linangan air mata, apalagi saat mereka (para mahasiswa,red) membacakan doa untuk mendoakan arwah Wulan.
Lebih lanjut Arif menambahkan, pihak STKES sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada lembaga hukum yang telah berhasil mengungkap atas kematian Ayu Wulandari. Selain itu pihaknya juga mengaku baru saja kedatangan tamu dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Ponorogo, tempat tersangka mutilasi Gilang Maulana (22) menuntut ilmu.
“Dengan inti, pihak Unmuh meminta maaf atas tindakan sadis yang telah dilakukan oleh anak didiknya,” tandasnya.
Usai acara, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) setempat, Idris Satria Putra (22) mengatakan, dirinya berharap agar kejadian yang menimpa Wulan dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi mahasiswa lainnya.
“Dengan begitu kejadian serupa tidak terulang kembali, dan kita terhindarkan dari hal-hal yang negatif,” ujarnya. zn
Dibaca: 261 kali
