Mobil Keluarga Santri Dirampok
Informasi yang dihimpun ditempat kejadian perkara (TKP), saat itu sekitar pukul 11.30 Wib korban memarkir mobilnya di tepi jalan raya KH.Wahab Chasbullah atau tepatnya di depan Pom Bensin, Tambakberas. Karena dirasa aman, korban meninggalkan mobil yang bernopol AG 1730 P itu untuk beristirahat di musholla pom bensin itu yang tidak jauh dari TKP.
“Saat kejadian saya tidak tahu dan Mobil saya parkir dijalan raya dan saya tinggal istirahat,” kata Imam warga dari kota Blitar ini, Sabtu (1/8).
Tak berlangsung lama, tiba-tiba dua orang mengendarai motor mega pro yang tidak diketahaui identitasnya mendatangi mobil korban itu. Mengetahui kondisi dalam keadaan sepi, perampok langsung masuk kedalam dan merusak Tape Mobil. Selain itu juga membawa kabur tas korban yang berisi uang Rp.150 ribu yang sedang ditaruh didalam mobil.
Mengetahui hal itu, jajaran petugas dari Polres Jombang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Selain itu, petugas juga mengamankan satu buah mobil milik korban untuk dijadikan barang bukti.
“Kita masih akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah diketahui identitasnya,” kata Kanit SPK Polres Jombang, Iptu Munasik saat ditemui dilokasi.zn
Keterangan foto: Mobil Imam Ashari korban perampokan di Jl.Raya Wahab Chasbullah, Tambakberas, Jombang. (Zainal Arifin/BeritaKota.net).
Dibaca: 550 kali


Jombang (BeritaKota.net) – Perampokan bisa menimpa siapapun dan dimanapun. Untuk yang kesekian kalinya, perampokan terjadi di wilayah kota Jombang. Kali ini korbanya adalah Imam Ashari (52) yang tak lain adalah orang tua dari salah santri Pondok Pesantren Al-Muhibbin, Bahrul Ulum Tambakberas, kecamatan Jombang kota.