Ratusan Koperasi di Gresik Tidak Jelas
Dari data Dinas UKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan jumlah koperasi yang tidak aktif itu ada 300 unit koperasi, sedangkan yang masih tetap eksis ada 400 unit koperasi.
Kepala Dinas UKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Agus Mulyono mengatakan koperasi yang tidak jelas keberadaannya itu misalnya ada papan nama alamatnya, tapi setelah dichek ke lokasi sudah tidak ada dan berganti dengan usaha lain.
“Tapi kami akan melakukan pendataan terhadap koperasi itu mungkin kalau nanti masih bisa dikembangkan akan kita bina,” ujar Agus Muljono, Minggu (2/7).
Dia katakan faktor yang menjadi penyebab koperasi itu gulung tikar diantaranya pendirian koperasi hanya awu-awu, misalnya mereka hanya ingin mendapatkan pinjaman modal saja tanpa dilandasi semangat untuk mengembangkan visi dan misi koperasi.
“Kalau seperti itu modelnya misalnya membentuk koperasi hanya bertujuan mencari kucuran dana dari pusat, ya payah karena bagaimana nanti jika mereka tidak mendapatkan pinjaman modal kan mereka tidak kreatif mengembangkan ekonomi kerakyatan,” tambahnya mengingatkan.
Untuk itu lanjut mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) ini pihaknya akan melakukan pembinaan secara serius agar koperasi yang ada di Gresik tersebut bisa berdaya dan mempunyai kemampuan bisa memulihkan perekonomian di tingkat kabupaten, kecamatan hingga ke desa-desa.
“Koperasi itu tulangpunggung ekonomi kerakyatan, makanya perlu adanya pembinaan secara khusus agar mereka bisa berkembang dan mandiri,” pungkasnya. yan
Keterangan foto: Agus Muljono Kepala Dinas UKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Gresik. Doc. BeritaKota.net
Dibaca: 419 kali

Gresik (BeritaKota.net) – Ratusan koperasi di Kabupaten Gresik tak jelas keberadaannya, bahkan sudah gulung tikar. Keberadaan koperasi di kota pudak itu juga banyak yang hanya awu-awu karena digunakan sebagai kedok untuk mencari pinjaman modal. Namun jika mereka tidak mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat, maka membubarkan diri.