PT. CNI Kembali Raih IMAC AWARD
Jakarta (BeritaKota.net) – Komitmen PT. Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) untuk mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat kembali membuahkan hasil. Untuk ketiga kalinya sejak kategori MLM dibursakan tahun 2007 lalu, CNI kembali menyabet Indonesia’s Most Admired Companies (IMAC) Award (Perusahaan Indonesia yang Paling Dikagumi).
Penghargaan bergengsi IMAC 2009 yang diprakarsasi Frontier Consulting Group (FCG) dan Majalah Business Week tersebut diserahkan langsung kepada Director of CNI Indonesia, Suharman Subianto oleh Chairman of FCG, Handi Irawan di Jakarta Theatre, Jakarta, Rabu (12/8) malam.
Dalam Press Conference yang diadakan Rabu pagi di fX Building, Senayan, Jakarta, Director PT. CNI Mr. Chew Say Loo mengemukakan, “Kami sangat bersyukur bahwa upaya kami menularkan gaya hidup sehat mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat. Hal ini dapat terlihat pada hasil survei IMAC yang kredibel dan obyektif yang dilakukan terhadap berbagai kelompok masyarakat di tanah air. Dengan begitu kami patut berbangga bahwa hingga saat ini CNI masih dipercaya dan diakui sebagai perusahaan yang paling dikagumi untuk kategori MLM,” ujar Chew.
Di sisi lain, menurutnya, CNI dengan kesadaran penuh telah melakukan beraneka upaya untuk meningkatkan kualitas produk melalui penerapan quality assurance. Pada aspek pelayanan kepada para member dan konsumen setia, CNI memiliki slogan Layanan CERMAT (Cepat, Ramah, Mudah dan Tepat) yang membuka akses komunikasi bagi pelanggan melalui layanan front liner di pusat, cabang, capem maupun distribution-distribution center CNI atau melalui layanan multimedia (telepon, email maupun sms ke contact center CNI.
Saat ini para pelanggan bisa mendapatkan produk-produk CNI melalui delivery service/delivery order. Dengan Konsep 1 Harga yang telah diberlakukan awal 2008 para member maupun konsumen bisa membeli produk-produk CNI dengan harga beli produk CNI yang sama yaitu harga ritel. Perusahaan pun terus meningkatkan bermacam benefit/value added bagi para member dan konsumen CNI agar semakin loyal pada CNI dan produk-produknya.
“Sejak 23 tahun yang lalu hingga saat ini perusahaan terus berkembang bahkan telah ke mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, Brunei, India, Filipina dan Cina. Kami terus bertumbuh dan berorientasi pada kualitas member (member loyal),” terang Chew.
Inovasi dan kreativitas dirasakan sebagai suatu hal yang sangat perlu dilakukan guna menghadapi persaingan yang semakin ketat. Terkait hal tersebut saat ini CNI tengah merenovasi gedung Sentra Bisnis dan Distribusi (SBD) di Jakarta yang nantinya akan menjadi semacam life style center yang tidak hanya menyediakan layanan bisnis namun juga menjadi pilihan untuk tempat gaul.
“Kami ingin mengomunikasikan paradigma baru CNI sebagai MLM yang bersahabat (friendly MLM) yang senantiasa menawarkan gaya hidup sehat. Masyarakat bebas untuk memilih, tidak ada paksaan. Mau hanya mengonsumsi untuk pribadi dan keluarga atau mereferensikannya pada orang-orang terkasih. Kami ingin masyarakat menilai bahwa di CNI orang bisa berbisnis dengan santai namun pasti. Dan di tengah kondisi yang serba tidak menentu ini kami juga ingin menjadi perusahaan MLM yang selangkah lebih maju,” papar Chew.
Sebagai perusahaan, kegiatan bisnis memang yang utama namun sejak awal didirikan, aktivitas sosial tidak pernah lupa untuk dilaksanakan Keluarga Besar CNI. “Bagi kami kepedulian terhadap sesama yang kami wujudkan dalam berbagai aksi sosial telah menjadi agenda tetap yang harus terus dilakukan meski dalam kondisi krisis ekonomi sekalipun. Salah satu yang saat ini sedang dilakukan adalah Aksi Sosial Nasional Pengobatan Gratis di 10 Kota yang sudah dijalankan di Sukabumi, Semarang, Jogja, Tulungagung,” tambahnya.
Selain menjalankan program pengobatan gratis bagi warga kurang mampu setiap bulannya, CNI juga secara berkala mengadakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk Family Care Community (komunitas/wadah bagi peningkatan kualitas keluarga Indonesia) dan Citra Pemimpin Remaja/CPR (program pengembangan karakter khusus bagi para remaja usia SLTP-SLTA) yang sejak diadakan 12 tahun yang lalu sudah mencetak tak kurang dari 2.000 alumnus di seluruh tanah air.
Sedangkan untuk internal menurut Chew, CNI berkomitmen untuk menjadi perusahaan dambaan para karyawan.
“Kami concern pada kualitas SDM, karenanya kami memberikan berbagai pelatihan di dalam maupun eksternal perusahaan di samping pemberian reward ke luar negeri bagi karyawan berprestasi,“ katanya.
Survei IMAC 2009 ini sendiri dilakukan terhadap 1.860 responden yang terdiri atas jurnalis, investor, eksekutif top dan menengah, serta kalangan umum. Lokasi survei yang dipilih tahun ini sama dengan tahun lalu yaitu Jakarta dan Surabaya.
Dalam Survei IMAC 2009 dilakukan pengukuran terhadap sepuluh atribut yang mempengaruhi pembentukan citra perusahaan. Kesepuluh atribut ini dikelompokkan dalam empat dimensi yaitu kualitas, kinerja, tanggung jawab dan daya tarik.
Dimensi kualitas berhubungan dengan perhatian kepada konsumen, produk atau jasa yang berkualitas, kepercayaan kepada perusahaan dan inovasi perusahaan. Dimensi kinerja berkaitan dengan pertumbuhan dan manajemen yang baik dari perusahaan. Dimensi tanggung jawab menyangkut tanggung jawab sosial dan kepedulian pada lingkungan. Sementara itu, dimensi daya tarik menggambarkan perusahaan sebagai tempat kerja yang ideal dan memiliki SDM berkualitas.red/yan
Dibaca: 653 kali
