Advertorial Display

Giliran PMI Jombang Kurang Stok Darah

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Jombang (BeritaKota.net) – Persediaan darah di UTD (Unit Tranfusi Darah) PMI Cabang Jombang mulai menipis. Hal itu disebabkan karena minimnya pendonor darah sejak bulan puasa kemarin. Padahal permintaan terhadap kantung darah tersebut mengalami peningkatan yakni mencapai 20 hingga 30 kantung per harinya.

Kepala UTD PMI Jombang, dr Ivan Rovian mengatakan permintaan kantung darah meningkat. Namun tidak seimbang dengan stok darah yang ada di PMI. Menurutnya, saat ini persediaan darah di kantornya hanya tinggal 20 kantung. Jumlah itu dirasa sangat kurang dari permintaan.

“Persediaan darah di PMI Jombang saat ini kritis,” katanya, Selasa (29/9).

Menurut Ivan, menipisnya stok darah diantaranya disebabkan karena minimnya jumlah pendonor. Selama bulan puasa Ramadhan, jumlah pendonor darah mengalami penurunan dibandingkan pada hari biasanya.

Dijelaskannya, pada hari biasanya pendonor darah mencapai 50 orang perharinya, namun pada bulan puasa hanya kisaran 10 orang yang mendonorkan darahnya.

“Kondisi seperti ini biasanya akan kembali normal dan mungkin akan stabil dalam dua minggu kedepan,” tambahnya.

Mengantisipasi kekurangan darah tersebut, lanjut Ivan PMI akan menyiasatinya dengan menggunakan donor keluarga. Yakni, jika seseorang membutuhkan darah maka ia bisa mengajak keluarganya untuk di donorkan darahnya.

“Melalui upaya itu selama ini dapat sedikit membantu kekurangan stok darah PMI,” terangnya. zn

Dibaca: 265 kali

Random Posts

    Comments are closed.

    Temukan Kami Di Facebook