Meneg BUMN Resmikan Pabrik NPK Phonska Petrokimia
*Dijamin Tak Ada Kelangkaan Pupuk
Gresik (BeritaKota.net) – Meneg BUMN Sofyan Abdul Jalil meresmikan pabrik NPK Phonska III, pupuk Fosfat I dan II PT Petrokimia Gresik, Rabu (14/10). Pendirian pabrik ini untuk meningkatkan produksi pupuk, guna memenuhi kebutuhan petani yang selama ini mengeluhkan kelangkaan pupuk.
Meneg BUMN Sofyan A Jalil dalam sambutanya mengatakan pulau Jawa merupakan salah satu konsumen pupuk terbesar di Indonesia, karena sektor pertanian terbesar berada di tanah Jawa.
“Untuk memenuhi kebutuhan petani terhadap pupuk itu bila perlu Petrokimia harus terus menambah kapasitas produksinya, sehingga kebutuhan pupuk bisa tercukupi,” ujar Sofyan A Jalil.
Dia berharap berdirinya pabrik tersebut akan bisa menjamin mengatasi masalah kelangkaan pupuk, karena stok pupuk sudah cukup bahkan lebih dengan berdirinya pabrik ini.
Sementara peningkatan produksi pupuk dari sebelumnya 1,04 ton menjadi 2,2 juta ton pertahun. Pendirian pabrik itu merupakan hasil kerja sama yang dilakukan PT. Petro dengan PT. Wijaya Krakatau Ennenering selaku kontraktor utama.
Nilai investasi yang dibutuhkan ke tiga pabrik itu totalnya mencapai Rp. 344.62 M dengan sumber dana berasal dari pinjaman Bank Mandiri sebesar Rp. 250.48 M dan dana intern PT. Petrokimia Gresik sebesar Rp. 183,14 M. Untuk pekerjaan basic design dan pengadaan peralatan utama pabrik dilakukan oleh PT. Petrokimia sendiri. Sedangkan untuk pekerjaan engineering, procurement dan contruction dilakukan oleh PT. Wijaya Karya dan PT. Krakatau Engeenering dengan dibantu 15 sub kontraktor dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 1771 orang.
Terpisah Direktur PT PG, Arifin Tasrif melalui Kabiro Humas PT PG, Wahyudi menambahkan dengan adanya pabrik baru itu Petro akan dapat meningkatkan produksi pupuk NPK dari 1,04 ton juta pertahun akan menjadi 2,2 ton. Dengan begitu total kapasitas produksi pupuk yang dihasilkan Petro menjadi 4,33 juta ton pertahun yang terdiri dari pupuk NPK, Superphos, Urea, Ammonium Sulfat (ZA), Potassium Sulfat (ZK) dan Organik.
“Peningkatan jumlah produksi itu diharapkan dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan pupuk dalam negeri, khususnya untuk tanaman pangan.” tambah Wahyudi menjelaskan. yan
Keterangan foto: Meneg BUMN Sofyan A Jalil menekan tombol peresmian pabrik NPK phonska III, pupuk Fosfat I dan II PG didampingi Dirut PT PG, Arifin Tasrif (kedua dari kiri).
Dibaca: 936 kali
