Anggota TNI Alami Luka Saat Latihan Terjun Payung
Tuban (Beritakota.net) – Terjadi insiden dalam latihan terjun payung yang dilakukan anggota TNI di Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Meraurak, Tuban, Selasa (3/11). Saat melakukan pendaratan, parasut seorang anggota yang diketahui bernama Kopda M Jihad tersangkut tiang listrik hingga terjatuh dan mengalami luka patah tulang kaki.
Kecelakaan dalam latihan itu terjadi lantaran angin tiba-tiba berhembus kencang setelah para anggota latihan diterjunkan. Akibatnya, dalam pendaratan mereka tercecer dimana-mana. Ada yang dipersawahan penduduk, ada yang dilokasi bebatuan dan yang paling tragis adalah kondisi Kopda Jihad yang parasutnya tersangkut tiang listrik yang berada di tengah salah satu persawahan penduduk.
“Setelah parasutnya tersangkut, anggota TNI nya jatuh ke tanah. Tapi masih selamat,” kata Wakir, salah satu petani di lokasi kejadian. “Di lokasi lain juga ada beberapa yang terjatuh di lokasi bebatuan. Tapi kondisinya bagaimana saya kurang jelas,” sambungnya.
Selang beberapa saat sejumlah petugas medis dari TNI menggunakan ambulan tiba di lokasi dan melakukan evakuasi terhadap para anggota. Untuk pertolongan awal, anggota yang mengalami kecelakaan itu diberi perawatan di rumah sakit milik PT Semen Gresik, kemudian dilarikan ke Mojokerto untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
“Ada satu yang mengalami patah tulang kaki, tapi mohon maaf kita tidak bisa memberikan keterangan,” kata salah satu petugas di rumah sakit.
Sementara di lokasi kejadian, hingga siang sekitar pukul 12.00 WIB, parasut yang tersangkut di atas tiang listrik baru berhasil diambil atas bantuan seorang warga yang nekat memanjat ke atas dengan dibantu sejumlah anggota TNI dan setelah aliran listrik disana dimatikan. Adalah Rifan, salah satu warga setempat yang nekat menaiki tiang listrik tanpa menggunakan pengamanan sama sekali. (kh)
Dibaca: 939 kali
