Imam Masjid Bersuara Emas Berpulang
Pasuruan (BeritaKota.Net) – Irama yang khas mendayu-dayu dan menggetarkan kalbu saat membaca Al Quran maupun mengalunkan Sholawat Nabi, milik KH Ahmad Nadif Imam, tidak dapat lagi didengar warga Pasuruan. Imam besar Masjid Jami’ Al Anwar Kota Pasuruan, tersebut telah pulang ke Rahmatullah, karena sakit yang dideritanya, kemarin (13/11).
Warga Pasuruan berduka cita dengan kepergian salah seorang ulama yang menjadi panutan dan dikenal dengan suara khasnya yang mendayu-dayu saat membaca Alqur’an maupun pembacaan Maulid Nabi. Para jamaah hatinya akan luluh saat mendengar bacaan ayat-ayat suci yang dikumandangkannya.
“KH Ahmad Nadif Imam menghadap Rahmatullah setelah dirawat di Paviliun RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan selama tiga hari akibat sakit diabetes yang dideritanya. Almarhum wafat dengan meninggalkan 16 anak. Ia menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 07.00 WIB (Jum’at 13/11) tadi,” terang Ustadz Said Kholil salah seorang anggota keluarganya.
Almarhum selama ini dikenal sebagai seorang ulama yang mudah diajak berkomunikasi oleh kawulo alit. Almarhum semasa hidupnya aktif dalam berbagai kegiatan di Masjid Jamik Al Anwar Kota Pasuruan dan berbagai kegiatan keagamaan di Kota/Kab Pasuruan.
Selain sebagai imam besar dan Nadir (penasehat), KH Ahmad Nadif Imam dikenal sebagai cicit keturunan langsung dari Mbah Hasan Sanusi atau Mbah Slagah yang mendirikan Masjid Jami’ Al Anwar sekitar 350 tahun lalu. Dengan dihantarkan puluhan ribu pelayat, KH Ahmad Nadif Imam dikebumikan di komplek pemakaman belakang Masjid Jamik Al Anwar Kota Pasuruan sesudah Sholat Jum’at.
Walikota Pasuruan, H Aminurrokhman menyampaikan bahwa warga Pasuruan merasa kehilangan atas kepergian salah seorang tokoh panutan yang dikenal sabar dan tawakkal tersebut. Bahkan KH Ahmad Nadif Imam dikenalnya sebagai ulama yang selalu memberikan nasehat kepadanya untuk tetap berdzikir dan bersolawat.
“Saat masih dirawat di rumah, saya menjenguknya dan beliau malah tidak mengeluh sakit sama sekali. Beliau merasa sehat dan hanya kaki serta persendiannya saja susah digerakkan. Bahkan saat dirawat di rumah sakit, ia tetap tidak mengeluh sakit dan hanya minta didoakan agar segera sembuh,” kata H Aminurrokhman sambil menahan air mata. (Jack)
Keterangan foto: Ribuan pelayat menghantarkan KH A Nadif Imam, Imam Besar dan Nadir Masjid Jami’ Al Anwar Kota Pasuruan menghadap Allah SWT, Jumat (13/11). Insert : KH A Nadif Imam semasa hidupnya. BeritaKota.net/Kojack Doank
Dibaca: 733 kali
