CNI Bandung Gelar Seminar Gaya Hidup Sehat
Masakan Enak untuk Langsing dan Sehat
Bandung (BeritaKota.net) – PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) Cabang Bandung kembali menggelar Seminar Food Combining & Gaya Hidup Sehat yang bertema Healthy Cooking Show “Masakan Enak untuk Langsing dan Sehat” yang menghadirkan pembicara Wied Harry Apriadji, seorang pakar nutrisi dan makanan sehat alami. Acara yang dihadiri ratusan peserta ini diselenggarakan di Hotel Grand Pasundan , ruangan Lt. Mezzanine Jl, Peta 147-149 Bandung, kemarin (6/12) mulai pukul 11.00 sampai dengan 15.00 WIB.
Head of Branch CNI Bandung Ruli Prayoga mengemukakan, seminar Food Combining & Gaya Hidup Sehat ini diadakan sesuai dengan komitmen CNI untuk mendorong terciptanya masyarakat yang sehat.
“CNI sejak awal berdiri fokus pada peningkatan aspek kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami akan terus mengadakan seminar-seminar kesehatan dengan menghadirkan pembicara-pembicara kredibel yang sesuai dengan orientasi CNI pada gaya hidup yang sehat,” ujar Ruli.
Ruli juga menambahkan, seminar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan GHI ‘Gaya Hidup Idaman’ yang diadakan CNI di tahun 2009. Gaya Hidup Idaman (GHI) merupakan salah satu program Coorporate Social Responsibility (CSR) dari CNI yang menggagas pembentukan komunitas yang bertujuan mencapai hidup sehat, berwawasan positif, keluarga bahagia dan sejahtera.
“Melalui seminar-seminar GHI ini CNI berpartisipasi aktif untuk membantu meningkatkan kesehatan, kualitas hidup serta keharmonisan keluarga Indonesia” ujarnya.
Sampai saat ini menurut Ruli sudah cukup banyak masyarakat yang pernah mengikuti Seminar Food Combining mengaku mengalami perkembangan yang sangat positif dalam mengatur pola makannya.
“Beberapa diantaranya bahkan menyampaikan langsung kepada kami bahwa mereka yang tadinya sulit melakukan diet dan mengatur pola makannya, setelah memraktekkan teori-teori food combining & gaya hidup sehat ini pola makannya jauh lebih baik,” kata Ruli.
Dengan menghadirkan Wied Harry sebagai pembicara dalam seminar ini, Ruli berharap para peserta di kota Bandung bisa mendapatkan makna sesungguhnya dari food combining dan Gaya Hidup Sehat tentunya mendapatkan informasi yang benar mengenai metode food combining dan Gaya Hidup Sehat yang aman dan bermanfaat.
“Tema seminar ini selaras dengan tujuan CNI untuk memasyarakatkan gaya hidup sehat atau menjadikan kesehatan sebagai life style,” tambah Ruli.
Dalam presentasinya Wied mengungkapkan “Food combining itu berbeda dengan diet penurunan berat badan. Prinsip yang digunakan dalam food combining adalah dengan menghitung berapa (makanan) yang masuk, berapa yang bisa dicerna dan diserap,” tutur Wied.
Wied menjelaskan food combining pada dasarnya merupakan pola makan yang diselaraskan dengan mekanisme alamiah fungsi tubuh. Tubuh memiliki irama biologis yang terdiri dari siklus pencernaan, penyerapan dan pembuangan.
“Dengan memahami food combining, kerja metabolisme tubuh menjadi lebih efisien dan proses pencernaan lebih lancar sehingga terjadi keseimbangan dalam tubuh,” ujarnya.
Dewasa ini mengkonsumsi makanan bukan lagi sekedar merupakan untuk memenuhi kebutuhan, namun telah menjadi gaya hidup. Salah satu cara menjalani gaya hidup dengan mengkonsumsi makanan adalah dengan food combining.
Dalam food combining, makanan yang mudah dicerna dianjurkan untuk dikonsumsi di pagi hari. Makanan yang lebih sulit dicerna sebaiknya dikonsumsi di siang dan malam hari. Fungsi organ pencernaan tidak boleh terlalu berat. Caranya antara lain melalui pemisahan makanan yang mengandung karbohidrat dengan protein hewani. Selain itu juga mengombinasikan makanan berkarbohidrat atau protein hewani dengan sayuran. Dianjurkan pula untuk mengonsumsi sebagian sayuran dalam keadaan mentah dan buah ketika perut dalam keadaan kosong.
Pada dasarnya food combining tetap mempertahankan pola makan 4 sehat lima sempurna, hanya saja food combining memeperhitungkan siklus percernaan tubuh manusia, yaitu pencernaan-penyerapan, pembuangan yang ternyata berlainan intensitasnya antara pagi , siang dan malam.
Alumnus Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga (GMSK) Institut Pertanian Bogor yang pernah berkarier di beberapa majalah wanita ini juga berbagi pengalamannya menerapkan Food Combining untuk menu sehari-hari. Sebelumnya Wied mengaku pernah memiliki kadar trigliserida yang sangat tinggi. Keluhan pusing sebelah kerap dirasakannya sehingga sering bolos kerja. Tubuhnya juga rentan terhadap flu, masuk angin, kedinginan dan bersin-bersin setiap bangun pagi.
Berkat ketekunannya menerapkan pola makan Food Combining, kadar trigliserida darahnya berangsur-angsur turun, dari 440 mg/dl menjadi 160 mg/dl, dan tidak pernah lagi melonjak. Selain itu, keluhan pusing sebelah dan stamina tubuh yang tidak fit kini jarang dialaminya.
Wied, memang tampak tetap segar meski usianya sudah memasuki 60 tahun. Awalnya, ia kurang menaruh minat terhadap food combining. Namun, setelah mendalami sistem biokimiawi dan proses metabolisme tubuh, pakar gizi dan ahli masak sehat alami ini akhirnya berkesimpulan food combining itu rasional dan ilmiah. Para peserta tampak antusias mendengar penjelasan Wied.
Seminar ini juga dirangkai dengan aktifitas menarik lainnya seperti mini expo cookware, stand penjualan produk CNI, sampling upcafe dan demo masak makanan sehat yang langsung dipandu oleh Wied Harry. CNI Cabang Bandung yang menjadi pemrakarsa seminar ini didukung oleh OCBC NISP , Singgasana Sport Centre dan Gramedia. san*
KANTOR PUSAT:
GRAHA CNI Kompleks Green Garden Blok A-8 No.1
Jl. Arteri Kedoya, Jakarta Barat 11520
Tel. 021-5807575 ext. 1524 / 087 882588 161
email : iksanti.rulia@cni.co.id

