Advertorial Display

Gresik Launching Biopri untuk Perkotaan

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

sapanGresik (BeritaKota.net) – Bupati Gresik Robbach Ma’sum mengingatkan saat ini sedang menghadapi krisis air yang luar biasa, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan menurunnya kualitas lingkungan hidup, sehingga semakin sulit masyarakat mendapatkan air yang layak minum.

Penegasan itu disampaikan bupati saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi konservasi daerah tangkapan air dan sumber-sumber air di ruang mandala bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik, Rabu (9/12).

Menurutnya tantangan terutama terkait dengan air di Indonesia dan Gresik pada khususnya adalah jumlah berlebihan pada musim hujan, kekeringan pada musim kemarau, penyediaan air bersih yang belum merata dengan sumber air yang terbatas.

“Peran air dalam kehidupan untuk kesejahteraan masyarakat itu sangat penting sehingga seluruh peserta sosialisasi acara ini, agar mengikuti dengan baik untuk bisa diimplementasikan kepada masyarakat,” pinta Robbach.

“Sebab kita harus menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan cara menjaga tata pengairan, tata air agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat terhadap kebutuhan air bersih,” sambungnya, kemudian.

Sementara kegiatan tersebut diikuti sekitar 220 peserta terdiri BUMN/BUMD dan swasta, pengelola Perumahan, Sekilah, Desa/Kelurahan dan Dinas/Kantor. Tujuannya diharapkan masyarakat lebih mengenal dan mengetahui cara mudah untuk memanfaatkan, serta memasyarakatkan Lubang Resapan Biopori sebagai salah satu teknologi tepatguna yang ramah lingkungan.

Khusus untuk perkotaan Biopori ini sangat mendesak dilaksanakan. Rencananya gerakan pemasyarakatan pembuatan lubang resapan biopori akan dilaunching Bupati Gresik di Bunderan GKB pada hari jum’at mendatang. yan

Dibaca: 279 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook