Advertorial Display

Warga Tutup Saluran Limbah Pabrik

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

demoPasuruan (BeritaKota.Net) – Ratusan warga Desa Ngerong Kecamatan Gempol, beramai-ramai mendatangi pabrik pewarna kain yaitu PT. Leman Jaya yang dianggap oleh warga telah membuang limbahnya ke sungai yang mengalir di desanya, kemarin (14/5). Dalam aksinya itu warga juga membawa satu truk sirtu untuk menutup saliran limbah dari dalam pabrik tersebut.

Aksi warga untuk menutup saluran limbah tersebut tidak serta merta langsung bisa di tutup, beberapa perwakilan warga terlihat sedang bernegosiasi dengan pihak menejemen PT. Leman Jaya.

Menurut salah satu warga, H. Pariono (45) yang turut dalam aksi tersebut mengatakan bahwa selama lima tahun terakhir, air sungan yang mengalir di desanya mengeluarkan bau tidak sedap serta warna air sudah berubah. Sementara warga di dusun kecincong Desa Ngerong sangat membutuhkan air bersih.

Aksi yang dilakukan ratusan warga di depan pintu pabrik pewarna kain ini juga sempat terjadi tegang, pasalnya salah satu pemuda sempat memprovokasi warga lainya untuk mendorong pintu pabrik yang dijaga oleh aparat kepolisian.

Mande Subroto, salah satu menejer pabrik pewarna kain mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pengolahan limbah yang dihasilkan. Namun saat ini masih dalam tahap pengembangan sesuai dengan standart IPAL, dan pihak menejemen pabrik sebenarnya sudah melakukan negosiasi dengan warga terkait dengan kompensasi untuk limbah sebesar enam juta rupiah per tahunnya, serta memberikan bantuan senilai lima puluh lima juta rupiah untuk pembangunan sarana dan prasarana air bersih di desa Ngerong.

Dengan ditutupnya saluran pembuangan limbah oleh warga ini, pihak PT. Leman Jaya menghentikan produksinya untuk semantara. (Jack)

Keterangan foto : Warga membawa cangkul dalam aksinya untuk menutup saluran limbah, Senin (14//12). Warga Tutup Saluran Limbah Pabrik. BeritaKota.net/Kojack Doank

Dibaca: 377 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook