Advertorial Display

Rebutan Parkir Perahu, Tawuran Antar Kampung Nelayan

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Pasuruan (BeritaKota.Net) – Tawuran masal terjadi antara warga kampung nelayan di Dusun/Desa Semare dengan Dusun Kaligung Desa Kalirejo di Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Senin (18/1). Akibatnya, sebanyak 9 orang mengalami luka-luka dan 10 rumah rusak.

Dari informasi di lapangan, tawuran yang melibatkan dua kampung nelayan yang bertetangga ini diawali gara-gara masalah parkir perahu di sungai yang menjadi perbatasan kedua kampung tersebut.

Saat itu, para nelayan dari kedua kampung hendak memarkir perahunya setelah melaut di sebuah sungai yang menjadi perbatasan kedua desa. Tidak diketahui persis, disaat memarkir perahu itu sepertinya terjadi saling berebut tempat pakir. Hingga diantara perahu-perahu nelayan tersebut saling bergesekan atau bersenggolan.

Dari kejadian tersebut berbuntut menjadi pertengkaran mulut diantara dua kelompok nelayan yang terus semakin memanas. Kejadian berkelanjutan hingga terjadi tawuran antara dua kelompok nelayan yang semula hanya di sungai berpindah kedaratan. Kedua kelompok tersebut akhirnya saling menyerang lingkungannya.

“Waktu itu saya tengah membawa bak cuci-cuci pakaian. Melihat ada seorang tetangga yang akan dipukuli beramai-ramai saya melerainya. Bukannya berhenti mereka makin beringas dan justru mengeroyok dan memukuli saya beramai-ramai hingga seperti ini,” terang Riyati, warga Semare yang mulutnya jontor terkena pukulan.

Bukan hanya Riyati saja yang menjadi korban tawuran tersebut, sebanyak delapan orang lainnya juga menjadi korban. Dari sembilan orang yang menjadi korban tawuran, empat orang diantaranya warga Dusun Kaligung Desa Kalirejo hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit dan puskesmas. Dua orang dirawat di rumah sakit, yakni Durasit dan Jaman, sedangkan yang dirawat di puskesmas Kraton, Jumari dan Mariyono.

olah TKPSelain mengakibatkan sembilan orang luka-luka, sebanyak 10 rumah terinci dua di Kaligung dan delapan di Semare, mengalami kerusakan, terutama kacanya pecah. Tidak ketinggalan beberapa mesin perahu juga ikut rusak dalam tawuran tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menjaga ketat sejumlah rumah warga yang telah rusak. Selain itu, disejumlah titik tertentu pihak TNI/Polri juga nampak siaga akan terjadinya kemungkinan.

Sementara, Kapolres Pasuruan, AKBP Ahmad Yani yang turun langsung ke lokasi kejadian, menyampaikan bahwa petugas keamanan berupaya semaksimal mungkin meredam peristiwa tersebut.

“Semuanya masih dalam penyelidikan.Terpenting saat ini kami berupaya meredam agar tidak terjadi pertikaian kembali. Semua pihak, muspika, kepala desa setempat serta para tokoh masyarakat, akan diajak duduk bersama agar semua pertikaian dapat diakhiri,” tandas AKBP Ahmad Yani. (Jack)

Keterangan foto : Dijaga Ketat – Aparat kepolisian masih menjaga ketat sejumlah rumah yang rusak dalam tawuran antar warga kampung nelayan Semare-Kaligung di Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Selasa (19/1). Juga petugas tampak melakukan alah TKP – Tim indentifikasi Polres Pasuruan tengah melakukan olah TKP di rumah-rumah yang rusak. beritakota.net/kojack doank

Dibaca: 741 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook