Advertorial Display

Baru Dua Tahun, Gedung Sekolah Ambruk

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Pasuruan (BeritaKota.Net) – Salah satu ruangan di SDN Trajeng 2, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, yang dibangun 2008 lalu dengan dana alokasi khusus (DAK), runtuh, Selasa (26/1) sore pukul 16.030 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, namun runtuhnya atap sekolah pada satu lokasi bangunan dikarenakan hujan yang turun rintik-rintik diduga kelalaian pekerja dan lemahnya pengawasan dari pengembang yang melakukan pembangunan tersebut serta kualitas bangunan juga jelek.

Bangunan yang roboh terletak disebelah utara dari komplek SDN Trajeng dan terdiri dari dua ruangan. Ruangan yang sebelah timur atapnya ambruk total. Seluruh kuda-kuda yang terbuat dari logam berwarna putih seperti aluminium tersebut, jebol dan ambrol ke bawah. Sehingga semua bagian atap bangunan ikut terperosot ke bawah.

Bukan hanya bagian atap tepat pada bagian kuda-kuda saja yang ambrol ke bawah. Bagian samping serta bagian ruang bangunan di sebelahnya juga ikut tertarik. Hingga posisinya nampak miring.

Selain itu pada bagian tembok samping bangunan, nampak temboknya retak dan tertarik ke dalam. Tentu saja bangunan seperti ini tidak dapat dan tidak layak untuk ditempati proses belajar-mengajar.

“Runtuhnya pada saat kemarin sore. Ketika hujan deras kemarin tidak apa-apa dan justru bangunan yang rusak adalah bangunan rumah-rumah disebelahnya. Tapi saat ini hujan tidak seberapa deras dan hanya turun rintik-rintik, tapi malah runtuh,” terang Harto, salah seorang anggota Komite sekolah SDN Trajeng II, saat kebetulan bertemu di lokasi bangunan yang ambruk.

Untung saja runtuhnya bangunan tersebut terjadi sore hari kemarin dan saat para siswa tengah libur semester. Sehingga tidak menimbulkan korban. Meski sekolah tengah libur, pada saat bagian atap bangunan tersebut runtuh, di halaman sekolah banyak anak-anak tengah bermain dan berhujan-hujan. Tentu saja kabar ambrolnya bangunan tersebut dengan cepatnya menyebar ke kampung-kampung di Kelurahan Trajeng.

“Itu bangunannya masih baru selesai dibangun akhir 2008 lalu. Tapi terkena hujan rintik-rintik saja sudah ambrol. Pada bagian rangka atapnya nampak kalau bahannya agak kecil sehingga kelihatannya seperti mudah tertarik karena terlalu lemah,” kata Sholeh salah seorang warga yang tengah melihat bangunan tersebut.

“Yang sama saya tadi kepala sekolahnya. Ia terburu-buru, katanya dipanggil oleh orang dinas,” ungkap Harto, Komite Sekolah.

Sementara, Basori Alwi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan sampai saat ini masih belum bisa dikonfirmasi. (Jack)

Keterangan foto: Seorang anak-anak melihat salah satu ruang di SDN Trajeng, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, ambruk, Selasa (26/1) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Bangunan tersebut merupakan bangunan yang baru dibangun dengan dana DAK Tahun 2008 lalu. beritakota.net/kojack doank

Dibaca: 700 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook