PT SG Janji Tak Akan Hianati Masyarakat Tuban
Tuban (beritakota.net) – PT.Semen Gresik (Persero), Tbk menjamin kalau perusahan semen ini tidak akan merusak lingkungan dan menghianati masyarakat Tuban, khususnya warga sekitar lokasi rencana perluasan tambang dari dari Pabrik IV.
Hal itu ditegaskan Kepala Divisi (Kadiv) Komunikasi Saifudin Zuhri saat diskusi dengan komunitas wartawan Tuban dengan PT.Semen Gresik bersama sejumlah pakar geologi di Hotel Surya Indah Batu Malang, kemarin (14/2). Pernyataan itu disampaikan Saifudin untuk menjawab keraguan berbagai pihak atas komitmen PT SG melakukan kegiatan industri ramah lingkungan.
“Kita ini (Semen Gresik.red) itu BUMN dan perusahan besar, kehadiran SG tidak untuk merusak lingkungan dan membuat warga kehilangan mata pencaharian. Saya jamin perluasan tambang PT SG tidak menjadi ancaman bagi warga dan lingkungan,” kata Saifudin di hadapan 24 wartawan baik media cetak maupun elektonik yang bertugas di Kabupaten Tuban.
Kadiv Komunikasi ini juga menjelaskan baik secara langsung atau tidak, semua kegiatan industri pasti berdampak pada warga dan lingkungan. Akan tetepi, PT SG selalu melakukan pengkajian mendalam sebelum melakukan kegiatan industrinya untuk memperkecil dampak tersebut.
“Kami sudah lakukan pemetaan. Lokasi mana yang boleh kami eksploitasi dan lokasi mana yang wajib dilindungi, semua sudah kami petakan” Tambah saifudin meyakinkan sejumalah Jurnalis sembari mempersilahkan secara langsung pada para pakar yang ia datangkan.
Lebih lanjut Saifudin menjelaskan, bawah kekhawatiran warga dan beberapa pihak akan rusaknya lingkungan dan terganggunya kenyamanan hidup masyarakat itu timbul dikarenakan kurang faham dan pengetahuan tentang sistem eksploitasi dan produksi PT SG.
Sementara untuk eksploitasi bahan baku, PT SG telah menerapkan modern blasting (peledakan modern) dengan model hole by hole delay, yakni memperkecil efek getaran saat peledakan sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap warga dan lingkungan sekitarnya.
“Bahan peledak yang kita gunakan hanya 150 Kg, dan kami tekan getarannya hingga kurang dari 7 mm/detik. Padahal di USA, standar baku getaran sampai 10-15 mm per detik. Jadi sistem peledakan PT SG masih jauh lebih aman,” tambahnya.
Sementara terkait ketakutan masyarakat akan sumber air, Saifudin mengatakan, lokasi yang direncanakan dieksploitasi tersebut hanya lokasi yang ditetapkan sebagai wilayah kars produksi. Sedang untuk wilayah kars yang dilindungi karena merupakan catchments area atau lokasi tangkapan air, tidak akan disentuh.
“Ada sekitar 35 persen dari total luas lokasi yang kami rencanakan merupakan daerah tangkapan air. Kami akan lindungi daerah ini, termasuk potensi ekonomi warganya,” pungkasnya. (kh)
Keterangan foto : Kadiv Kominikasi PT.Semen Gresik (Persero), Tbk Saifudin Zuhri (kedua dari kiri) saat memeberikan keterangan tentang aktifitas perusahan mulai awal sampai menjadi produk semen. (beritakota.net/khoirul huda)
Dibaca: 644 kali
