Advertorial Display

Ratusan Ulama di Jatim Tolak Kedatangan Obama

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Surabaya (beritakota.net) – Ratusan ulama dibawah organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menolak rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS), Barrack Husein Obama ke Indonesia pada 20 Maret mendatang. Hal itu terungkap dalam surat kesepakatan para ulama sebanyak 750 orang yang mengikuti pertemuan Majelis Buhus Islamiah HTI di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Minggu (7/3).

“Presiden Amerika itu (Obama, red) adalah kepala negara Amerika dan Amerika ini negara yang menhancurkan, dan memerangi kaum muslim seperti di Irak, Afghanistan, Palestina, Pakistan. Makanya kami sepakat kedatangan Obama ke tanah air,,” ujar Ustadz Muhammad Abu Syifa, Ketua Harian DPD I HTI Jatim.

Menurutnya, AS merupakan negara penjajah terhadap negara muslim, AS bahkan merampas kekayaan alam negara muslim seerti di Irak, AS telah mengambil hasil minyak terbesar di negara itu.

“Bila Obama diterima dengan baik, maka AS akan semakin menjajah Indonesia,” tambahnya.

Meski demikian Ustadz Muhammad Abu Syafi’ menghargai sikap NU-Muhammadiyah yang tidak mempermasalahkan kedatangan Obama.

“Kami menghormati sikap ulama NU dan Muhammadiyah yang menilai kedatangan Obama akan memperbaiki hubungan baik Barat dengan Islam, tapi bagi kami justru sebaliknya, karena Barat sejak dulu memang memusuhi negara-negara Islam,” lanjutnya.

Selain itu lanjut Ustadz Muhammad Abu Syifa’ kedatangan Obama memiliki tujuan tertentu terhadap negara muslim yaitu untuk mempengaruhi opini Amerika pada negara Timur Tengah.

“Amerika Serikat menganggap Indonesia adalah sebagai negara muslim terbesar di dunia yang dapat melakukan lobi-lobi dengan negara-negara muslim di Timur Tengah. Jadi, Obama datang untuk menutup kebengisan AS di Timur Tengah dengan menjadikan Indonesia sebagai kaki tangan untuk politik luar negeri AS di Timur Tengah,” jelasnya. *mnc/brt

Dibaca: 277 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook