Gubernur Himbau Jangan Abaikan Kemiskinan
Surabaya (beritakota.net) – Gubernur Jawa Timur Dr. Soekarwo, SH, Mhum mengatakan keberhasilan Sektor Pertanian, Perikanan maupun sektor kehutanan. Jangan mengabaikan kemiskinan. Oleh karena itu keberhasilan ketiga sektor tersebut diminta harus mampu mengentas kemiskinan di Jawa Timur yang jumlahnya mencapai 3.709.822 rumah tangga, atau 11 juta jiwa.
”Sangat tidak enak rasanya kalau sektor-sektor ini dikatakan berhasil, namun ternyata masih tidak mampu mengentas ketidakberdayaan masyarakat miskin, khususnya mereka yang berdomisili di pedesaan,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo saat memberikan pengarahan kepada jajaran Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan serta jajaran Dinas Kehutanan di halaman kantor Disperta Propinsi Jatim Jl. A.Yani, Rabu (10/3).
Dikatakan kemiskinan antara di kota dan di desa itu berbeda. Kalau di kota mereka masih punya peluang untuk bekerja kasar, tapi orang-orang miskin di desa, lanjut Pakde Karwo tidak ada kesempatan untuk itu, selain hanya bertani dan mencari ikan.
Kegiatan Pakde Karwo itu merupakan kegiatan rutin yang dilakukan secara bergiliran ke beberapa Dinas. Apel pagi itu termasuk yang keduakalinya setelah dengan jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim pada hari Senin (8/3) lalu.
Kemiskinan menurut Pakde Karwo harus diperangi secara bersama-sama, yakni Dinas, Lembaga maupun Badan atau oleh aparat Pemerintah agar pengentasannya bisa benar-benar mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat miskin itu sendiri.
”Tidak bisa kita serahkan hanya pada LSM atau secara sendiri-sendiri, karena ini merupakan tanggung jawab Pemerintah sepenuhnya, ” jelas Pakde.
Ia juga menjelaskan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di wilayahnya itu, Pakde Karwo telahmendata mulai nama, alamat sampai karakter mereka. Hal ini untuk mempermudah pengentasannya karena akan lebih terfokus. Gubernur juga membentuk Tim antar Sub Sektor yakni Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.
”Tim ini mencari sampling karakter di pesisir, pegunungan sampai ke ngarai atau lembah dan terdata sekitar 2 juta lebih rumah tangga miskin. Mereka ini segera kita berikan modal untuk berdagang dan bagi yang sangat miskin atau yang sudah papa akan kita berikan bantuan tunai sekitar Rp. 3 juta/tahun untuk membeli beras dan lauk pauk. Yang penting 467.004 rumah tangga sangat miskin di Jatim harus bisa makan sehari tiga kali dan dapat terjaga kesehatannya, itu dulu yang menjadi perhatian saya,” demikian Gubernur Soekarwo. min
Dibaca: 193 kali
