Advertorial Display

HTI : Barack Obama The Real Terrorist

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Surabaya (beritakota.net) – Seribu massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jatim berunjuk rasa di depan kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Jl Dr Soetomo Surabaya, Minggu (14/3). Mereka menuntut Presiden SBY menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang rencananya pada tanggal 22 Maret mendatang.

Saat aksi berlangsung itu mereka berteriak yel yel menghujat Presiden Amerika sebagai musuh dunia Islam yang harus diperangi oleh umat Islam. Selain itu mereka membentengkan sejumlah poster dan spanduk bertuliskan; ‘Obama, The Real Terrorist’. ‘Obama merupakan Kapitalis yang harus diperangi’.

Sebelumnya massa melakukan long march dari Taman Bungkul menuju kantor Konjen. Aksi mereka tampak berlangsung tertib meskipun sempat membuat macet jalan. Aksi tersebut tampak dijaga ratusan petugas gabungan, bahkan kepolisian menyiapkan 3 watarecanon untuk pengamanan jalannya aksi ini.

Ketua HTI DPD Jawa Timur Khoiri Sulaiman mengatakan aksi HTI itu sebagai wujud dari soilidaritas umat Islam di Timur Tengah seperti Irak. Afghanistan yang ditindas oleh negara Amerika.

“Ada kepentingan terselubung dari rencana kedatangan Obama ke Indonesia yaitu Amerika ingin menjadikan Indonesia sebagai negara boneka di Asia untuk kepentingan Amerika,” ujar Khoiri Sulaiman di sela-sela aksinya itu.

Dia katakan Amerika bahkan ingin menancapkan ekonomi dan politiknya di Indonesia. “Kami dari HTI menyerukan kepada umat Islam agar menolak kedatangan Obama,” tambahnya berapi-api.

HTI Ponorogo
Sementara itu di tempat lain, HTI Kabupaten Ponorogo juga menggelar aksi serupa, mereka menolak keras kedatangan Obama. Mereka tampak menyebarkan seruan mereka kepada para pengguna jalan di sekitar alun-alun. Sejumlah poster yang mereka bawa bertuliskan; Tolak Obama Presiden Negara Penjajah, Obama Pembunuh Kaum Muslimin, dan Basmi Penjajah Dengan Khilaffah.

Ketua HTI DPD II Ponorogo Ahmad Nadhif disela-sela aksi itu mengatakan alasan pihaknya menolak kedatangan Obama yang direncanakan 22 Maret mendatang.

“Kami menolak Obama datang ke Indonesia karena yang bersangkutan merupakan pemimpin negara yang penjajah Negara Muslim,” ujarnya menyebut Amerika telah menjajah negara Islam seperti Afganistan, dan Irak.

Dia tambahkan jutaan ummat Islam telah menjadi korban kebiadaban Amerika, makanya umat Islam harus menolak kedatangan Obama dan pemerintah harus bersikap tegas lebih baik tidak usah menerima kedatangan Obama.

“Daripada pemerintah nanti menyakiti hati dan perasaan umat Islam negara lain di Timur Tengah, maka sebaiknya pemerintah tidak usah menerima kedatangan Obama. Indonesia adalah mayoritas berpenduduk Islam terbesar di dunia, jadi harus berani pada negara penjajah seperti Amerika,” lanjutnya berapi-api.

Selain itu lanjut Ahmad Nadhif, kedatangan Obama ke Indonesia mempunyai tujuan tertentu yaitu ingin memanfaatkan negara Indonesia yang penduduknya mayoritas Islam terbesar di dunia untuk kepentingan politik luar negari Amerika di negara Islam Timur Tengah.

“Tujuannya Obama ke Indonesia itu agar Amerika kesannya baik di mata negara Islam. Padahal Amerika punya tujuan busuk yaitu ingin menghancurkan negara Islam,” pungkasnya. pon/sbo/brt

Caption: Poster raksasa HTI saat long march dari Taman Bungkul menuju kantor Konjen Amerika Jl. Dr. Soetomo Surabaya, Minggu (14/3).

Dibaca: 614 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook