Iran Serukan Ummat Islam Lawan Israel di Yerusalem
Teheran (beritakota.net) – Menteri Luar Negeri Iran Manoucher Mottaki menghimbau kepada ummat Islam se dunia, untuk beraksi melawan Israel yang berencana membangun pemukimannya di lokasi yang tidak jauh dari Masjidil Aqsha, Yerusalem. Himbauan itu disampaikan Manaucher Mottaki di radio Iran, Jumat (26/3) untuk mengajak ummat Islam di dunia menyerang Israel yang akan melaksanakan proyeknya tersebut.
Pengumuman yang dilakukan oleh pemerintah sayang kanan Israel mengenai proyek pembangunan gedung baru di Yerusalem timur — yang diduduki negara yahudi itu pada perang 1967– telah menghancurkan rencana AS untuk mengembalikan Israel dan Palestina ke meja perundingan perdamaian.
“Perluasan pembangunan pemukiman Israel, perusakan situs Islam dan Kristen serta pembangunan skala besar sinagoga….menunjukkan rencana negara zionis mempercepat Yahudinisasi di Jerusalem timur dan sayangnya ini disetujui oleh pejabat Amerika,” ungkap Menteri Luar Negeri Iran Manoucher Mottaki dalam komentarnya di radio Iran.
“Hal ini telah meningkatkan kewaspadaan bagi seluruh orang di dunia dan menggandakan keperluan umat muslim dan negara-negara untuk bersikap serius,” tambahnya. Ia mengatakan bahwa 22 negara Liga Arab harus mengambil sikap keras dalam pertemuan di Libya akhir pekan ini.
Iran berselisih dengan AS dan sekutunya, termasuk negara Arab, atas program energi nuklirnya, yang dicemaskan akan digunakan oleh Teheran untuk mengembangkan senjata nuklir. Iran mengatakan bahwa dia tidak memiliki niat seperti itu.
Israel mengatakan bahwa pihaknya mempertimbangkan nuklir Iran sebagai ancaman dan para pengamat mengatakan Israel sendiri, yang memiliki senjata nuklir, dapat melakukan serangan ke Iran. (*Ant/yan)
Dibaca: 751 kali
