Advertorial Display

Fu-Bustami Janjikan Pengobatan Gratis

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Surabaya (beritakota.net) – Fandi Utomo (FU) Cawali Surabaya menjanjikan biaya berobat gratis bagi pendonor darah yang sudah lebih dari 100 kali, jika dirinya nanti terpilih menjadi Walikota Surabaya dalam Pemilukada pada 2 Juni mendatang. Hal ini dikatakannya dihadapan 300an pendonor darah rutin yang tergabung dalam Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Cabang Surabaya, Minggu (2/5) siang di rumah makan yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Gubeng.

“Saya rasa, dana APBD Kota Surabaya bisa dialokasikan juga bagi pendonor darah yang sudah lebih dari 100 kali mendonorkan darahnya. Karena pendonor yang mencapai angka 100 kali mendonorkan darahnya rata-rata berusia lebih dari 40 tahun. Dan prestasi tersebut perlu diapresiasi oleh pemerintah,” ujar Fandi yang saat itu datang bersama istrinya, Lucy Dyah Hendrawati.

Pada kesempatan itu, Fandi selaku Cawali yang diusung oleh 4 parpol (PPP, PKNU, PDS, PKS) juga mengajak pendonor darah untuk tetap menjadikan donor darah sebagai gaya hidup yang menyehatkan serta mengampanyekan manfaat donor darah bagi sesama.

“Secara pribadi, saya salut atas apa yang selama ini dilakukan oleh panjenengan (Anda) sekalian. Karena secara tidak langsung telah menyelamatkan nyawa orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun. Untuk itu, para pendonor darah yang rutin mendonorkan darahnya, bahkan sampai lebih dari 100 kali berhak menyandang predikat ‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’,” kata Fandi yang disambut applaus meriah dari para hadirin.

Sementara itu, Simon Lekatompessy selaku Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Cabang Surabaya menyambut baik janji yang telah diucapkan oleh Fandi Utomo. Bahkan Simon yang juga Ketua Partai Damai Sejahtera (PDS) Surabaya akan menjadi orang pertama yang menegur Fandi jika tidak menepati janjinya setelah menjadi Walikota Surabaya Periode 2010-2015.

“Apalagi saya sekarang juga duduk di legislatif. Dan saya akan menagih janji tersebut lo, Pak,” tegas Simon yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya.

Jadi Ajang Salurkan Aspirasi

Pada pertemuan kali pertama yang digelar oleh PPDI Kota Surabaya juga menjadi ajang uneg-uneg para anggotanya. Mulai dari tidak adanya perhatian dari pemerintah terhadap pendonor rutin sampai tidak adanya santunan dari PMI jika ada pendonor rutin yang meninggal dunia. Bahkan ada juga yang menyampaikan rasa kecewanya pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Salah satunya dari Hj. Saminah, warga Juanda, dimana beberapa waktu yang lalu dirinya mengantarkan ayahnya Wahyu Jayadi ke Jakarta. Keberangkatan Wahyu Jayadi ke Jakarta dalam kaitannya sebagai undangan untuk mendapat penghargaan dari Presiden SBY sebagai pendonor darah yang sudah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali.

“Tapi kami sangat kecewa, karena tidak dapat bersalaman langsung dan pose bersama Pak SBY. Padahal momen tersebut bisa dijadikan kenang-kenangan buat ayah saya yang sudah berusia lanjut. Untuk itu, mohon dijadwalkan pertemuan ulang bagi kami, para pendonor darah yang sudah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali untuk bertemu dan berpose bersama Pak SBY,” papar Saminah.

Menanggapi keluhan Saminah, Fandi yang saat itu didampingi Yulius Bustami selaku calon wakilnya akan menjanjikan pertemuan tersebut jika kelak dirinya terpilih dalam Pemilukada 2 Juni mendatang.

“Kebetulan, saya memiliki hubungan baik dengan beliau. Dan saya berjanji akan merealisasikan pertemuan tersebut,” kata Fandi yang pernah jadi tim sukses SBY untuk wilayah Jawa Timur dalam Pilpres 2004 lalu.

Di akhir acara, Fandi juga tak lupa meminta dukungan agar pada 2 Juni mendatang dirinya bersama Yulius Bustami mendapat amanah untuk memimpin Surabaya. (*mcf/yan)

Caption: Foto atas; Dari kanan Fandi Utomo didampingi Simon Lekatompessy Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Cabang Surabaya menjanjikan akan memberikan apreasiasi, berupa fasilitas berobat gratis bagi pendonoh darah yang sudah 100 kali lebih mendonorkan darahnya, jika dirinya terpilih dalam Pemilukada Surabaya pada 2 Juni mendatang. Foto bawah; Hajjah Samina (pegang mic) saat menyalurkan aspirasinya pada pengurus PPDI Kota Surabaya dan Fandi Utomo selaku Cawali Surabaya 2010-2015. (media center FU-Bustami for beritakota.net)

Dibaca: 531 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook