Advertorial Display

SBY Merasa Kehilangan Sri Mulyani Mundur

Anggota DPR RI Protes Impor Sapi Illegal Asal Australia thumbnail

Jakarta (beritakota.net) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merestui Sri Mulyani menjadi Direktur Pelaksana World Bank. Dengan restu itu, Sri Mulyani dipastikan mundur dari jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia dan akan mulai berdinas di Washington DC mulai 1 Juni mendatang. Persetujuan Presiden SBY itu disampaikan secara resmi di press room Kantor Kepresidenan Komplek Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/5).

Presiden pun menyatakan segera menyiapkan pengganti Sri Mulyani sebagai menteri keuangan. Seperti dilansir laman bloomberg, kemarin, Sri Mulyani terpilih sebagai penasihat top Presiden Bank Dunia, Robert Zoelick. Dan mulai 1 Juni 2010 mendatang dia resmi menduduki jabatan itu, yakni salah satu dari tiga direktur pelaksana Bank Dunia, yang merupakan jabatan tertinggi di bawah Zoellick.

Sri Mulyani, 47, akan menggantikan Juan Jose Daboub, yang akan menuntaskan empat tahun masa kerjanya pada 30 Juni. Juan mengawasi 74 negara di Amerika Latin, Karibia, Asia Timur dan Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara.

Presiden juga menyatakan, meski kehilangan salah satu menteri terbaik, dia menyadari peran dan tugas sebagai managing director sangat penting. Karena itu, SBY berharap Sri Mulyani saat menduduki posisinya nanti bisa memperkuat Bank Dunia dan menjadi jembatan antara Bank Dunia dengan negara-negara berkembang, ASEAN. Terutama, Sri Mulyani bisa menjadi jembatan antara Bank Dunia dengan Indonesia.

“Negara yang besar dengan GDP yang semakin meningkat dengan besaran atau magnitude perekonomian yang makin menguat dan juga penduduk yang besar yang tentunya menjadi mitra penting Bank Dunia,” tutur SBY.

Beredar Tiga Nama Pengganti Sri Mulyani

Siapa pengganti Menteri Keuangan setelah ditinggalkan Sri Mulyani Indrawati?. Beredar tiga nama kuat yang disebut-sebut bisa menggantikan Sri Mulyani. Mereka adalah Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Anggito Ambimanyu dan Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution. Ketiga pejabat negara itu disebut-sebut paling diterima oleh pelaku pasar saat ini.

Ketiga pejabat negara ini dikenal dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan merupakan “orang dalam” Sri Mulyani Indrawati. Agus pernah dicalonkan Presiden SBY pada pemilihan Gubernur BI dua tahun lalu mendampingi Boediono (sekarang Wakil Presiden). Namun kala itu lewat fit and proper test, DPR akhirnya memilih Boediono. Agus dikenal sangat mendapatkan kepercayaan dari SBY.

Terpisah Ketua MPR Taufiq Kiemas mengatakan belum mendapat penawaran kursi Menteri Keuangan dari SBY. Jangankan penawaran, pembicaraan untuk menggantikan Sri Mulyani belum pernah dilakoni.

“Nggak ada (penawaran),” ujar Taufiq Kiemas kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (5/5) terkait SBY memperikan lampu hijau mundurnya Sri Mulyani.

Mantan Ketua Diperpu DPP PDI Perjuangan ini mengemukakan, SBY sepertinya akan membidik Partai Golkar untuk mengisi kursi yang akan ditanggalkan Sri Mulyani di kabinet Indonesia bersatu jilid II.

“PDI Perjuangan itu tidak ada ahlinya, tapi kalau Golkar banyak sekali,” ujar suami Megawati Soekarno Putri ini. (*/mnc/tnc)

Dibaca: 486 kali

Tagged as:

Comments are closed.

Temukan Kami Di Facebook