Bupati Masfuk Himbau Calon Kalah Legowo
Lamongan (beritakota.net) – Bupati Lamongan H. Masfuk SH menghimbau siapapun pasangan calon bupati (cabup) yang menang hasil pencoblosan pemilukada Lamongan, Minggu (23/5) agar tidak takabur, dan sebaiknya calon yang tidak terpilih harus legowo. Pernyataan Masfuk itu saat dikonfirmasi wartawan, Minggu malam setelah pencoblosan dan proses penghitungan sementara hasil suara pencoblosan pemilukada tersebut.
“Kalau pasangan calon itu kalah, kan masih ada waktu lima tahun lagi untuk berlaga,” ujar Masfuk, Minggu malam (23/5).
Menurut bupati dua periode asal PAN ini seorang kepala daerah harus mampu mencukupi kebutuhan masyarakat di berbagai bidang. Diakui, dalam memimpin kota Lamongan selama 10 tahun (dua periode), kalau diteliti tetap ada kekurangannya, namun kekurangannya seyogyanya disempurnakan oleh penggantinya.
Dibawah kepemimpinan Masfuk, Lamongan mengalami kemajuan pesat di berbagai bidang mulai kesehatan, pendidikan, pariwisata namun hal itu harus tetap disempurnakan.
“Perkembangan masyarakat kan dinamis, jadi, ya harus selalu diikuti,” tambahnya.
Dia mencontohkan, selama dirinya memimpin mengalami pertumbuhan ekonomi Lamongan 6,31 persen per tahun, di atas pertumbuhan ekonomi Jatim yang hanya berkisar lima persen. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi tersebut, karena berkembangnya sektor pertanian, perdagangan dan jasa umum.
“Kalau saya mengistilahkan pertumbuhan ekonomi di Lamongan sepuluh tahun yang lalu tidak bergerak, dan sekarang pertumbuhannya menengah ke atas,” ucapnya.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan telah memberi beasiswa kepada 1.003 mahasiswa ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pemberian beasiswa tersebut, sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Lamongan.
Dia menjelaskan, perkembangan sektor pariwisata di Lamongan tergolong pesat. Sebab, keberadaan obyek wisata di wilayah setempat, di antaranya Wisata Bahari Lamongan (WBL), Tanjung Kondok, gua Maharani di Kecamatan Paciran, mampu memberikan pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp9,5 miliar per tahunnya.
“Itu kewajiban pengganti saya untuk menyempurnakan keberhasilan yang sudah dicapai selama saya memimpin,” katanya menjelaskan.
Sementara itu di posko pasangan Fadeli-Amar Saifudin (Faham), yang bersebelahan dengan rumah dinas Bupati Lamongan, penjagaan mulai diperketat. Di jalan masuk ke arah posko tersebut, mulai ditempatkan sejumlah petugas Lantas Polres Lamongan.
Namun, warga masyarakat masih diperbolehkan masuk dan mereka hanya bergerombol di lingkungan posko “Faham” dan dipintu masuk sejumlah petugas berjaga-jaga, menanyai setiap orang yang akan masuk ke posko Faham. Sementara itu, di pagar pintu masuk terpasang sebuah tulisan persentase perolehan suara Pilkada Lamongan.
Dari hasil penghitungan hingga pukul 18.20 WIB, data quick count versi tim Tsatlits Fahami – Subagio Rahmat (Sahabat), pasangan Faham (Fadeli – Amar Saifudin) masih teratas disusul urutan kedua oleh pasangan Sehati. Pasangan nomor 1 Sahabat mendapatkan 11,92 persen, pasangan nomor 2 Obama dengan 5,97 persen, Faham yang bernomor 3 dengan 42,95 persen, pasangan nomor 4 Sehati dengan 39,16 persen.
Hasil sementara data suara terakhir versi tim pemenangan Fadeli – Amar Siafudin yang mendasarkan pada real count menunjukkan, pasangan Sahabat memperoleh 89.369 suara atau 14,50 persen, pasangan nomor 2 Obama dengan 36,876 suara atau 5,98 persen, pasangan nomor 3 Faham dengan 252.843 suara atau 40,96 persen dan pasangan nomor 4 Sehati dengan 237.272 suara 38,43 persen.(*/ant/bjc/yan)
Dibaca: 913 kali
