Siemens Luncurkan Cerberus ECO
*Sistem Pendeteksian Kebakaran yang ‘SMART’
Jakarta (beritakota.net) – Divisi Siemens Building Technologies, Rabu (16/6) meluncurkan Cerberus ECO khusus di Indonesia, sebuah terobosan produk yang secara khusus dikembangkan untuk usaha kecil dan menengah yang berkembang pesat di Asia. Sejak pertama kali mengembangkan detektor Cerberus pada tahun 1941, Siemens telah memperoleh keahlian sebagai pelopor yang sulit ditandingi. Saat ini, konsep desain yang kami terapkan tidak hanya mudah untuk digunakan tetapi menggunakan pertimbangan penuh dari berbagai tahapan/pelaksanaan proyek-proyek khusus.
Bangunan perkantoran, ritel, serta hunian di kawasan kota besar Jakarta telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat pada kuartal pertama tahun ini, didorong oleh kondisi ekonomi yang terus membaik dan tingkat hipotek yang menurun. Kumulatif permintaan untuk ruang kantor di kuartal pertama tahun 2010 naik 6, 69 persen dari tahun ke tahun, dengan harga sewa kotor yang disepakati lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Permintaan di sektor ritel pada kuartal pertama meningkat 6,4 persen tahun ke tahun, sedangkan penjualan perumahan naik 5 persen dari kuartal sebelumnya berkat pembangunan perumahan kelas menengah dan kelas atas.
Cerberus ECO Pilihan Tepat untuk Pasar Indonesia
Kehandalan merupakan kunci utama dalam bisnis, terutama bagi pemilik gedung dan kontraktor yang mempunyai keuntungan sangat tipis dan downtime merupakan sesuatu hal yang mahal. Sejalan dengan tradisi panjang dalam mengembangkan produk-produk deteksi kebakaran yang canggih, Siemens global menggabungkan teknologi kunci global Cerberus ECO untuk menyediakan sistem yang tidak hanya efisien tetapi juga efektif.
Desain yang cerdas memberikan kemudahan pemasangan, pemeliharaan dan pengoperasian, sementara kemudahan penggunaan membuat produk ini ideal untuk diperluas dan dikembangkan secara kompatibel. Selain manfaat di atas, Cerberus ECO memberikan keuntungan yang sebanding dengan harga yang ditawarkan serta dapat bersaing dengan produk pendeteksian kebakaran lain yang dirancang secara profesional dan terdapat di pasar.
Menurut Edward Parlindungan Nainggolan, Manajer Penjualan dan Pengembangan Bisnis Divisi Building Technologies dari PT. Siemens Indonesia, bahwa pasar di Indonesia memerlukan produk pendeteksian kebakaran yang ekonomis serta mampu memberikan nilai penghematan bagi gedung dan konstruksi bangunan. Produk tersebut harus mudah dipasang, berikut dengan uji coba dan pengawasan serta perawatan ke depan yang cepat dan mudah.
“Siemens sangat setuju dengan hal ini, dan oleh sebab itu kami menawarkan konsep desain SIMO (Simple Installation, Maintenance and Operation), yang memaksimalkan kesederhanaan seluruh instalasi pengawasan (commissioning) dan operasi perawatan,” ujarnya.
Rangkaian lengkap dari peralatan yang ditawarkan oleh seri Cerberus ECO termasuk dua pilihan pendeteksian, lanjutnya yaitu asap dan panas. Kanal ganda modul masukan dan kanal ganda modul masukan/keluaran dengan rangkaian pemantauan terbuka/pendek, sebuah terminal pengulang untuk mempermudah akses ke informasi alarm, sebuah titik panggil manual yang dapat di reset ulang, dan sebuah modul isolator sebagai bagian komprehensif dari penawaran yang sangat ideal bagi para pemilik gedung dan para kontraktor yang mempertimbangkan segi biaya.
Detektor tersebut di desain untuk memudahkan pengawasan lewat pemasangan metode stiker yang ampuh, dimana masing-masing detektor memiliki perangkat stiker pengenal pada bagian belakang. Teknisi yang memasang dapat secara langsung menempatkan stiker pada gambar proyek untuk pemrograman secara cepat dan akurat.
Dua tutup pelindung berwarna terang yaitu kuning dan merah adalah untuk melindungi detektor selama pemasangan yang bersama-sama dengan fitur instalasi pelindung debu akan berfungsi untuk memfasilitasi pemasangan serta dapat mengurangi biaya.
Teknologi terdepan dari Siemens – yang tergabung ke pusat penelitian dan pengembangan lokal di Cina dan Asia melalui pusat kompetensi BSCE2 – menawarkan sistem produk pendeteksian kebakaran yang tidak hanya dapat memberikan keahlian profesional yang didesain sesuai keadaan Asia.
Sementara William Ying selaku Kepala Divisi Pemasaran dan Pengembangan Bisnis menambahkan sebuah produk sistem alarm kebakaran SMART3 yang dapat disesuaikan serta terjangkau, mudah untuk dipasang, diawasi, dan diprogram serta layanan purna jual yang cepat.
“Hal ini telah terbukti bahwa sampai saat ini, Cerberus ECO telah terjual sebanyak lebih dari 160.000 unit detektor pada pasar konstruksi besar di Cina,” tambahnya.
Sekedar diketahui Siemens Industry Sector (Erlangen, Jerman) merupakan pemasok terkemuka dunia di bidang produksi, transportasi, teknologi gedung serta perlampuan yang ramah lingkungan. Melalui teknologi otomatisasi terintegrasi serta solusi komprehensif untuk spesifik industri, Siemens mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi dan fleksibilitas dari para pelanggannya di bidang industri dan infrasktruktur. Siemens Industry Sector terdiri dari enam divisi: Building
Technologies, Drive Technologies, Industry Automation, Industry Solutions, Mobility and OSRAM. Dengan total 207.000 karyawan di seluruh dunia, sektor ini telah membukukan penjualan senilai 35 milyar Euro pada tahun fiskal 2009 (mulai dari 1 Oktober 2008 sampai dengan 30 September 2009).
Divisi Siemens Building Technologies (Zug, Swiss), sebagai pemasok terkemuka dunia di bidang keselamatan, keamanan dan solusi efisiensi energi untuk gedung (green building) serta infrastruktur gedung. Sebagai penyedia layanan, integrator sistem dan pemasok produk, divisi Building Tecnologies juga menawarkan otomatisasi gedung, HVAC (Heating, Ventilation, dan Air-Conditioning), keselamatan kebakaran, keamanan, teknologi instalasi listrik, dan distribusi listrik tegangan rendah. Dengan total 43,000 karyawan di seluruh dunia, divisi ini telah membukukan pendapatan senilai 7 milyar Euro pada tahun fiskal 2009, tepatnya mulai dari 1 Oktober 2008 sampai dengan 30 September 2009. (release Siemens for beritakota.net)
Dibaca: 546 kali

