Bupati Kendalikan Pemerintahan Dari Rutan Medaeng
Pasuruan (beritakota.net) – Pemerintahan Kabupaten Pasuruan yang ditinggalkan oleh Bupati Dade Angga selama dalam tahanan, ternyata tidak sepenuhnya. Setiap perkembangan yang ada di kabupaten Pasuruan selalu diikutinya. Dalam apel rutin pagi tadi, Selasa (20/7), Bupati Dade Angga, yang sekarang mendekam di Rutan Medaeng Sidoarjo, melakukan pengarahan melalui telepon seluler dengan staf dan karyawan Pemkab. Pengarahan melalui telepon seluler yang berlangsung selama 15 menit tersebut, Dade Angga, mengingatkan para stafnya untuk selalu mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat.
Beberapa point pesan Bupati Dade Angga diantaranya, segara diantisipasi dengan maraknya ledakan tabung gas elpiji agar tidak terjadi di Kabupaten Pasuruan. Pelaksanaan lelang proyek yang sedang berjalan, agar dilakukan sesuai dengan prosedur.
Penanganan dan antisipasi bencana lebih ditingkatkan. Penerapan parkir berlangganan yang menyumbang PAD Rp 18 juta per hari, harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.
Terhadap sejumlah rekanan proyek yang di blacklist hendaknya juga ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Mahalnya harga sembako harus segera diantisipasi sehingga tidak meresahkan masyarakat. (Jack)
Caption: Apel pagi di Pemkab Pasuruan (kojack doank/beritakota.net)
Dibaca: 537 kali
