Kadinkes Gresik Ingatkan DB Di Musim Hujan
Gresik (beritakota.net) – Menjelang musim hujan warga Gresik harus mewaspadai berkembangnya nyamuk aides agipty. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik, dr. Soegeng Widodo saat memimpin apel pagi Senin (29/11) di halaman Kantor Bupati. Nyamuk yang belum ada vaksin penyembuhanya ini menjadi salah satu momok masyarakat saat di musim hujan. Guna mengantisispasi penyebaran nyamuk aides agipty diminta seluruh masyarakat agar melakukan pembasmian sarang nyamuk (PSN) dengan cara menguras, menutup dan mengubur barang bekas yang bisa menampung air, karena nyamuk tersebut mudah berkembang di air yang jernih, tenang dan tidak berdasar tanah.
“Perkambangan nyamuk aides agipty ini sangat cepat, demikian juga penyebaran virusnya (virus Dengu) Dan yang perlu di waspadai yaitu jam-jam rawan penggigitan nyamuk yaitu jam 06 – 10 pagi dan jam 13.00 – magrib terutama bagi anak-anak, karena masih rentan terhadap penyakit., namun tak menutup kemungkinan orang dewasa/orang trua juga bisa terkena,” ujar Soegeng.
Dikatakan tanda-tandanya seseorang terserang nyamuk Aides agipty yaitu terjadi demam mendadak, 2 -3 hari panasnya turun mendadak di sertai dengan bintik-bintik merah, jika seseorang sudah mempunyai tanda-tanda itu, ungkap Soegeng segera ke rumah sakit untuk penindakan medis.
“Kami berharap kepada seluruh warga agar terus mewaspadai perkembang biakan nyamuk aides agipty, jika salah satu warga terkena gigitan nyamuk aides Agipty segera lapor ke Puskesmas terdekat, agar nantinya bisa di laksanakan foging fokus atau penyemprotan,” lanjutnya seraya menegaskan tahun 2011 penderita DB di Gresik mengalami penurunan jika di banding tahun lalu, tahun ini jujmlah korban sebanyak 200 lebih sedang tahun sebelumnya berkisar 600 lebih penderita. yan
Caption: Dari kanan dr. Soegeng Widodo saat dilantik menjadi pengurus KONI Gresik. (doc.beritakota.net)
Dibaca: 171 kali
