Lakone

Pendiri PWI Gresik Kini Buka 24 Jam Kantor Pengacara

beritakota.net
Minggu, Februari 07, 2021 WAT
Last Updated 2021-02-07T03:29:40Z
Advertisement


Gresik, beritakota.net - Hiduplah seperti pohon yang banyak cabangnya, semakin banyak cabangnya semakin banyak buahnya. Demikian kata bijak pengacara multi talenta yaitu Supardy Hardy SH menjadi prinsip hidupnya untuk tetap semangat dalam situasi keadaan apapun.

Supardy Hardy boleh dikatakan sukses mengawali karir dari nol dan sudah pahit getir makan garam menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik.


Banyak pengalaman hidup yang dijalaninya, dari penjual mie ayam kemudian jadi tukang loper koran Surabaya Post terus termotivasi untuk belajar hidup harus berubah berkembang lebih maju dan lebih baik.


Pria kelahiran Lamongan yang saat ini sudah punya kantor pengacara yaitu Supardy SH dan Rekan di Gresik ini, tidak mudah putus asa untuk meraih cita citanya meraih jenjang pendidikan tinggi yaitu sejak tamat SMA merantau kemudian menetap di Gresik menjadi loper koran,  saat masih loper koran beliau juga sambil belajar menulis berita kepada Faqih dan Abdullah Abbas (wartawan Surabaya Post) sekarang Faqih aktif Dewan Pendidikan Gresik dan Pengurus Ta'mir Masjid Agung Gresik dan Abbas berwiraswasta sehingga kemudian Supardy menjadi wartawan tabloid majalah Sigap sampai menjadi wartawan Harian Memorandum.


Pada saat menjadi wartawan Supardy Hardy sukses memimpin organisasi Wartawan yaitu Komunitas Wartawan Gresik atau disingkat KWG. Beliau menjadi Ketua KWG dua periode, setelah itu mendirikan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Cabang Gresik dan KWG sampai sekarang masih eksis diketuai Suhud al Manfaluty.


"Saya jatuh bangun hidup harus tetap semangat, intinya harus kerjasama yang baik dan perbanyak silaturahim, karena dengan begitu akan mendatangkan rizqi", ujar Supardi Hardy kepada beritakota.net menceritakan kisahnya mensyukuri makna hidup.


Dalam situasi pandemi ini orang perlu meningkatkan menggali potensinya untuk bisa bertahan, salah satunya yaitu dengan berbagai bidang agar survive.


Dicontohkan Supardy Hardy saat menjadi wartawan sudah merintis usaha peternak sapi juga kuliah bidang hukum, kemudian setelah lulus membuka kantor pengacara sebagai upaya membantu warga yang membutuhkan pendampingan bidang hukum.


Profesi wartawan dan pengacara perpaduan pengalaman Supardy Hardy menjadi modal mengembangkan dunia lawyer. Kasus kasus sudah banyak ditangani dan diselesaikan dengan baik, dengan mengedepankan keadilan dan menegakkan supremasi hukum.


"Kantor Supardy SH dan Rekan terbuka 24 jam bagi siapapun yang datang untuk masalah hukum", pungkasnya. Yan

TrendingMore

close