Sebelum belanja di pasar kota, para anakbyatim didampingi para wali menaiki kereta odong-odong dari Sekretariat KWG Jl Basuki Rahmad hingga Pasar Gresik.
Ketua KPUG, Ismail Fahmi mengatakan kegiatan tersebut merupakan amanah dari para donatur yang ingin berbagi kebahagiaan dengan anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi sosial berbagi di bulan suci Ramadan sekaligus mendukung perputaran ekonomi pedagang pasar tradisional.
“Ini menjalankan amanah dari para donatur yang kami salurkan dengan mengajak anak-anak yatim berbelanja langsung di Pasar Gresik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, dipilihnya Pasar Gresik sebagai lokasi kegiatan juga memiliki tujuan lain, yakni menggerakkan ekonomi pedagang lokal melalui gerakan bela, beli, dan bagi.
“Kenapa di Pasar Gresik, karena kami ingin membantu pedagang pasar sekaligus meneruskan gerakan bela, beli, dan bagi,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, setiap anak yatim mendapatkan uang sebesar Rp200 ribu untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.
Mereka didampingi oleh anggota KPUG dan KWG saat memilih pakaian, jajanan, maupun kebutuhan lainnya.
Ketua KWG, Miftahul Arif menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari kepedulian komunitas kepada masyarakat, khususnya anak yatim, di momentum Ramadan.
“Intinya ini bagian dari berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan. Kami ingin anak-anak yatim juga merasakan kegembiraan menyambut Lebaran dengan membeli baju baru,” katanya.
Total terdapat 200 anak yatim yang mengikuti kegiatan tersebut. Suasana Pasar Gresik pun tampak lebih ramai karena anak-anak terlihat antusias memilih baju Lebaran yang mereka inginkan.
"Kegiatan kolaborasi ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pedagang pasar melalui meningkatnya transaksi menjelang Lebaran," tutupnya. (ian)

|
beritakota.net |
