Peresmian ini berlangsung di lokasi halaman depan kantor desa setempat ini menjadi bagian dari Program Peningkatan Kawasan Permukiman Kolaborasi PT SMF dengan Pemkab Gresik. Program ini menyasar perbaikan rumah tidak layak huni milik Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang berada di kawasan rawan banjir dan kebocoran.
Dari lokasi tampak penyerahan 35 unit Rumah Layak Huni ini secara simbolis dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Risiko SMF Bonai Subiyakto kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mewakili Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani.Dalam sambutannya Direktur Keuangan dan Risiko SMF Bonai Subiyakto menyampaikan program 35 RLH sukses untuk warga Pulopancikan karena kolaborasi dengan Pemkab Gresik dengan anggaran sebesar Rp 1.257.993.000 atau Rp 1,25 juta dibangun selama 4 bulan menggunakan anggaran tanggungjawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT SMF.
"Anggaran bedah rumah setiap penerima manfaat bervariasi sesuai dengan luasan dan kerusakan, rata-rata sekitar Rp 35,9 juta per unit," ujar Bonai Subiyakto.
Diharapkan Bonai Subiyakto melalui kolaborasi dengan PT SMF, ingin memastikan warga Gresik yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak bisa merasakan hunian yang layak dan bermartabat.
"Ini sejalan dengan target pemerintah pusat untuk mengurangi backlog perumahan,” tambahnya.
Selain itu lanjut Bonai Subiyakto hasil kerja bareng SMF dengan Pemkab Gresik yang berhasil mewujudkan membangun 35 RLH ini, agar bisa dijaga dan tidak dijual.
"Tolong penerima manfaat RLH untuk bisa menjaga dan tidak menjualnya, kami berharap RHL ini menjadi sumber kesejahteraan, semoga penuh keberkahan dan sumber kebahagiaan bagi warga," tambahnya mengingatkan.
Dia menambahkan bahwa kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi kunci, agar program perumahan rakyat dapat memberi dampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sebagai wujud dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan Rakyat.
Hal senada disampaikan Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mewakili Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, beliau juga menyampaikan Alhamdulillah warga Pulopancikan rumahnya sudah tidak kebanjiran dan bocor saat hujan, karena adanya program 35 RHL ini.
"Warga Pulopancikan sudah bahagia bisa tidur nyenyak karena rumahnya tidak kebanjiran dan bocor, kami juga pesan warga agar bisa merawat dengan baik dan tidak dijual, jadikan ini sebagai amal jariyah kolaborasi SMF dengan Pemkab Gresik," ungkap Achmad Washil Miftahul Rachman.
Dia menambahkan Desa Pulopancikan dulunya dikenal kumuh, tapi sekarang melalui program RLH sudah tidak lagi karena bersih dan rumah-rumah sudah layak huni.
"Sehingga kedepan PT SMF bisa melanjutkan program RLH ini bisa dilanjutkan di Kabupaten Gresik," imbuhnya dengan harapan sebanyak 400 unit lainnya juga akan dibangun dengan anggaran APBD 2027. Kita doakan program ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu Washil sapaan akrab Sekda Gresik memberikan kesempatan kepada warga untuk meluapkan kegembiraannya sebagai penerima manfaat program RHL.
"Ayo bapak ibu silahkan maju kedepan barangkali ada yang ingin disampaikan, saya melihat wajah banyak sumringah bahagia sudah terima rumah huni layak ini," pinta Washil.
Kemudian salah seorang warga yaitu Bu Titik Hartiningsih tampak maju kedepan, beliau menyampaikan bersyukur karena sebelum program RHL rumahnya kerap kebanjiran dan genteng atap rumahnya juga bocor.
"Alhamdulillah sekarang tidak kebanjiran dan bocor atap rumah kami karena sudah diperbaiki dengan program RHL, terimakasih kepada Pemda Gresik dan SMF semoga tambah sukses dan lancar rizqinya," ujarnya dengan menahan tangis haru.
Sementara Kades Pulopancikan Achmad Afandi juga maju kedepan menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Gresik dan PT SMF atas bantuannya tersebut.
“Dulu kalau hujan pasti bocor dan air masuk rumah. Sekarang dengan program RLH ini sudah aman, anak-anak juga lebih tenang tidur malam,” ujarnya.
Dalam peresmian ini selain dihadiri penerima manfaat RLH juga tampak hadir Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa IV Enfy Diana Dewi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda) Gresik Edy Hadisiswoyo serta Kepala Bidang (Kabid) Bina Jasa Konstruksi pada Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ahmad Muzakki. (ian)

|
beritakota.net |

