Kediri, Beritakota – Gus Ipul, calon wakil Gubernur Jatim dari pasangan Karsa mengusulkan agar proses pembamgunan desa benar-benar melibatkan warga desa, sejak mulai perencanaan, pelaksanaan, pembiyaan hingga monitoring. Proses ini akan menjadi lebih mudah jika desa dipercaya melakukan pembangunannya sendiri.
“Kami usulkan agar pembangunan melibatkan warga desa. Kalau pembangunan dimulai dari basis desa, maka saya yakin proses pembangunan akan benar-benar memiliki manfaat langsung pada masyarakat,” kata Gus Ipul dalam Silaturrahmi dan buka puasa bersama degan para kepala desa dan mantan kepala desa se Kabupaten Kediri, di aula Hotel Surya, Kecamatan Pare, Kediri, kemarin.Dalam pertemuan tersebut, dihadiri oleh 343 kepala desa aktif se kabupaten Kediri, ratusan perwakilan mantan kepala desa se Kabupaten Kediri, unsur Ansor dan sebagainya. Gus Ipul menambahkan, pertemuan seperti ini memang sudah lama didambakan. Sebab pihaknya merasa bahwa posisi desa sangat penting bagi proses pembangunan di Jatim. Bagi Gus Ipul, desa merupakan satu pemerintahan paling bawah yang langsung berhubungan dengan rakyat. Usulan seperti tu diungkapkan oleh Gus Ipul, setelah ia berkeliling nusantara pada saat menjabat sebagai Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, banyak menyusuri daerah-daerah terpencil. Dalam perjalanannya tersebut, banyak ditemukan suatu keberhasilan, tapi pada saat yang sama banyak desa yang masih tertinggal, sehingga sangat memprihatinkan.
“Pemerintahan kita saat ini banyak melakukan pembangunan yang dirancang dari pusat,” jelasnya.Akibat pembangunan yang berpusat ke kota, banyak warga yang berpindah ke kota, sehingga terjadi banyak arus urbanisasi ke kota. Akibatnya, desa semakin ditinggalkan rakyatnya karena berbondong-bondong ke kota. Padahal di kota mereka belum tentu mendapatkan pekerjaan yang layak.
“Sudah saatnya desa diberikan suatu block grand dengan nilai yang cukup, sehingga desa memiliki kewenangan melakukan pembangunan di desa masing-masing, sesuai dengan kebutuhan desa tersebut,” ungkapnya. Hal ini merupakan salah satu solusi, dengan memberikan kepercayaan pada desa. Inilah yang ingin kami wujudkan jika diberikan amanat memimpin Jatim.Sementara itu, Sholikin As’ari, SH, kordinator mantan Kepala Desa se Kabupaten Kediri mengatakan, selama ini desa-desa di Jatim sudah merasakan sentuhan dari pakde Karwo dan Gus Ipul. Selama ini, Pakde Krwo dan Gus Ipul memiliki kepedulian yang sangat tingi terhadap rakyat desa.
“Kami teringat betul bagaimana Pakde Karwo dan Gus Ipul membuat berbagai program pengentasan kemiskinan di desa. Hasilnya cukup bagus bagi warga desa agar bisa keluar dari kemiskinan,” ungkapnya. (karsa/red)
Lamongan, Beritakota - Merasa hukuman percobaan 2 tahun yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Lamongan, pada (26/8) lalu Suparman Singo Astro, pemakai ijazah palsu menempuh upaya hukum lainya, dengan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur. Upaya bading yang dilakukan oleh terhukum, yang juga anggota DPRD aktif itu, diikuti pula oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) IT Budiyanto, yang mengakui keputusan PN Lamongan sudah dianggap tepat dan tidak patut untuk dipertanyakan.
Plt Ketua PN Lamongan, Mohammad Kadarisman saat ditemui kemarin, Kamis (4/9), membenarkan kalau terhukum, Suparman dan juga JPU IT Budiyanto sama-sama mengajukan banding ke PT yang beralamat di Jalan Sumatera Surabaya tersebut.
Banding oleh anggota FPDIP lanjut Kadarisman, diterima oleh PN pada Selasa (2/9) lalu, dengan Nomor 06 Akte/Pid/PN Lamongan, prihal putusan PN tertanggal 26 Agustus 2008, No 231/Pid B/2008/PN Lamongan.
”Karena keduanya sama-sama mengajukan banding maka nomor yang dikeluarkan oleh PN juga sama,” ungkapnya.Lebih jauh kata Kadarisman, pihaknya sama sekali tidak mempermasalahkan pihak Suparman dan JPU saling melakukan upaya hukum lainnya.
“Itu sudah menjadi hak mereka, silahkan saja banding, kami tidak ingin ikut campur. PN hanyalah memutuskan dalam perkara ini,” katanya.Selanjutnya setelah kedua belah pihak sudah mendaftarkan untuk mengikuti proses hukum, PN masih harus menunggu memori banding dari pihak Suparman dan JPU. Waktu untuk menyerahkan memori banding selama 14 hari.
“Kalau sampai waktu 14 hari memori banding tidak juga diserahkan oleh kedua belah pihak, berkas langsung dikirim,” terangnya.Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) IT Budiyanto saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya ikut banding dalam putusan PN, karena pihak terhukum melakukan upaya hukum tersebut.
“Sebenarnya kami tidak mempermasalahkan dengan keputusan PN Lamongan yang menghukum Suparman 2 tahun percobaan. Karena terhukum melakukan upaya hukum, maka kamipun melakukan upaya yang sama,” ujarnya.Suparman diputus bersalah oleh PN Lamongan, pada Selasa 26 Agustus lalu, dengan hukuman 1 tahun dan 2 tahun percobaan, tanpa harus menjalani hukuman. PN berpendapat, tuntutan oleh JPU 2 tahun masa percobaan, karena melanggar pasal 263 ayat 2 KUHP, sudah dianggap sesuai dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa.(jr)
Berbagai kasus pelanggaran peredaran obat dan makanan di negeri ini cukup marak. Perhatikanlah heboh kasus formalin, kisruh obat antinyamuk, minuman isotonik, kosmetika palsu, dan yang santer diberitakan tentang peredaran obat (juga jamu) serta beras berklorin, dan terakhir bulan agustus 2008 dari 4500 jajanan sekolah, setengahnya tercemar bahan teksil atau racun yang berbahaya untuk kesehatan. Hal tersebut mengindikasikan bahwa ada yang salah dengan sistem pengawasan obat dan makanan di negeri ini.baca selanjutnya....
Sebuah karya lukisan Tiko Hamzah asal Gresik. Lukisan ini dilelang untuk rakyat yang selalu memimpikan kemerdekaan dalam berekspresi. Bagi yang tertarik dengan hasil karyanya silakan menghubungi redaksi beritakota.net
Awal dari Romantisme
Seni lukis yang amat menarik dengan obyek dan ide spesifik zamannya dan tema obyek yang ramai melayang-layang sehingga merusak pola konsep perspektif dengan obyek yang sangat menawan.
Pada zaman Baroque-Racoco itu memiliki gaya perkembangan juga merupakan sebuah akhir dan kematian serta kemandekan SENI BARAT (Eropah),sebagai akhir yan berlangsung abad ke 17 dan 18 di Eropah, kemudian menyongsong aliran selanjutnya yaitu Neo-Klasikisme dan Romantisme.Diantara tokoh tokoh sejarahnya terutama di ITALIA al. :Caravaggio, Annibale Carracci, Francisco Albani, Dominico Fetti, dan kawan-kawan serta didukung perkembangan tokoh-tokoh di luar Italia, diantaranya di Jerman, Belanda, Inggris, Spanyol dan Perancis. by artgallery-papatiko.
Lamongan, Beritakota - Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Lamongan kekurangan stok darah. Padahal di bulan suci Ramadhan kali ini, kebutuhan darah untuk semua jenis golongan tergolong cukup tinggi, mencapai 700 hingga 800 kantong darah.
Gresik, Beritakota - Ratusan pedagang di wilayah Gresik yang memiliki timbangan protes. Pasalnya tera yang dilakukan Metrologi Surabaya menyita waktu bisnisnya. Selain itu, biaya tera (uji ulang) timbangan itu dinilai mahal.
Gresik, Beritakota - Warga Bawean digegerkan dengan terbunuhnya Syarifi (42) warga Dusun Patar, Desa Patar Selamat, Kecamatan Sangkapura, kemarin. Dia mati mengenaskan karena dibacok oleh salah seorang tetangganya.
Lamongan, Beritakota – Penderita kusta ternyata telah mempunyai wadah baru untuk menampung dirinya. Paguyupan yang diberi nama Permata (Perhimpunan Mandiri Kusta) ini adalah bagian upaya dinkes untuk menemukan dan mencegah agar penderita kusta tidak sampai mengalami kecacatan (disability).
Tuban, Beritakota - Bulan puasa Romadhon yang sudah berjalan 4 hari ini, ternyata tidak membuat para pekerja seks komersial (PSK) dikabupaten Tuban ini jera atau malu-malu, seruan Majelis Komunikasi Ormas Islam (MKOI) agar tempat hiburan tutup saat bulan Romadhon tampaknya tidak membuat mereka gentar.
Lamongan, Beritakota - Calon anggota legislatif 2009-2014 kabupten Lamongan terancam gugur, dan tidak bisa ditetapkan sebagai caleg. Menyusul masih banyaknya para caleg yang tidak bisa memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh KPU. Dari jumlah 566 caleg yang menyerahkan beraksnya ke KPUK, tidak ada satupun yang lolos administrasi.
Lamongan, Beritakota - Meski beberapa kali kerap bocor, petugas dari Polres Lamongan tak pernah lelah untuk merazia dan mengoprasi tempat tempat yang dianggap mengotori bumi Amrozi itu.
