Gus Sholah Siap Maju Ketua Umum PB NU

Gus Sholah Siap Maju Ketua Umum PB NU thumbnail

*Beredar Selebaran Pojokkan Kandidat Lain

Tuban (beritakota.net) – Sekitar 100 kiai dan habaib se-Jawa (Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat) melakukan pertemuan di Pondok Pesantren Langitan Widang Tuban, Senin (1/3) guna meminta penegasan dari KH. Sholahudin Wahid (Gus Sholah) untuk menyatakan kesanggupannya sebagai kandidat Ketua umum PBNU mengantikan KH.Hasyim Muzadi dalam muktamar ke 32 NU di Makasar dalam waktu dekat ini. Pertemuam para kiai dan habaib tersebut adalah pertemuan lanjutan dari pertemuan di Pon.Pes Lirboyo pada 14 Pebruan 2010 yang membahas hal yang sama. Mereka diantanya, KH.Abdullah Faqih (Pengasuh Ponpes Langitan), KH.Idris Marzuqi (Kediri), KH.Azis Mansur (Jombang), KH.Nas Subadar, KH. DImyati Romli (Jombang), kh.Sholeh Qosim dan sejumlah kiai Khos di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Seperti yang disampaikan oleh M. Zaim Ahmad Ma’shoem juru bicara dari pertemuan pada saat itu, bahwa yang dibahas oleh para kiai dan habaib tersebut diantaranya, tentang banyaknya kader NU yang ‘terjerumus ‘ dalam alirean dan mazhab yang tidak sesuai dengan ajaran ahlussunah waljama’ah (NU).

“Banyak hal yang dibasah, selain meminta kesangupan dari Gus Sholah, ada beberapa atuaran organiasi (AD/Art) NU yang pada mu’tamar sebelumnya dihilangkan hingga menyebabkan banyak orang-orang yang mengaku kader NU bias masuk ke Organisasi terbesar di Indonesia ini” Zaim Ahmad Ma’shoem di hadapan para wartawan.

Sementara di hadapan para kiai, KH.Sholahudin Wahid yang adik kandung almarhum Gus Dur ini menyatakan kesanggupannya untuk maju diarena Muktamar NU yang akan di gelar di Makasar mendatang.

“Sebagai Wujud keta’atan pada pendiri dan sesepuh NU,serta sebahai bentuk komitmen untuk selalu mengeluti ajaran para ulama’ dengan menyebut asma allah, Bissmilahirrohmanirrohom, saya menyatakan siap untuk menjadi khodam NU dan berkhitmat untuk umat, saya juga akan memperhatikan mematuhi dan ajaran para ulama,” penggalan kalimat kesangupan yang disampaikan Gus Sholah di hadapan 100 kiai se Jawa.

Selaian itu juga, dalam pertemuan para kiai dan habaib ini membahas akan bahayanya para kandidat lian yang membawa ajaran syi’ah dan islam Jaringan liberal (JIL),yang rumornya juga akan maju dalam bursa ketua PBNU, mereka adalah KH.Said Aqil Sirod, Ulil Absor A, dan masdar Farid Mas’udi yang anggap telah membahayakan ajaran NU.

Bahkan banyak selebaran, CD dan Buku terkait dengan riwayat organiasi juga jaringan ketiga kandidat calon ketua PBNU yang ‘memojok’an mereka.

“Kita bukan black campaign, tapi kita ingin meluruskan ajaran ahlussunah wal jama’ah yang sesunguhnya seperti yang di ajarkan oleh para pendiri NU,” ujar Zaim Ahmad Ma’shoem. (kh)

Keterangan foto : Sejumlah Kiai dan Habaib saat ‘mendaulat’ Gus Sholah (tengah) untuk bersedia menjadi Ketua umum PBNU dalam Muktamar NU ke 38 di makasar mendatang, dalam pertemuan dengan pengasuh ponpes Langitan Widang Tuban, KH. Abdullah Faqih (kiri). beritakota.net/khoirul huda

Dibaca: 204 kali

Tagged as:

Comments are closed.