Siemens Luncurkan Cerberus Pro, Sistem Keselamatan Kebakaran Terbaru

Siemens Luncurkan Cerberus Pro, Sistem Keselamatan Kebakaran Terbaru thumbnail

Jakarta (beritakota.net) – Divisi Industry Building Technologies PT. Siemens Indonesia meluncurkan Cerberus Pro – sistem keselamatan kebakaran terbaru yang lebih lengkap dan canggih. Acara peluncuran ini digelar dalam rangka seminar setengah hari bertema “Inspiring Innovation, Improving Lives” di Hotel Aryaduta Jakarta, Kamis 11/3).

Hadir dalam acara itu Hans Peter Haesslein, President Direktur dan CEO PT. Siemens Indonesia, Andreas Herrmann, General Manager Divisi Industry Building Technologies PT. Siemens Indonesia, Edward P. Nainggolan, Manager Divisi Industry Building Technologies PT. Siemens Indonesia, Frank Lee, Kepala Divisi Regional ASEAN Siemens Industry Building Technologies.

Menurut General Manager Divisi Industrial Building Technologies, Andreas Herrmann dengan diluncurkannya sistem keselamatan kebakaran Cerberus Pro itu pihaknya juga ingin memperkenalkan Siemens sebagai mitra pilihan kepada masyarakat.

“Terutama pada bidang Green dan Smart Building dengan menyediakan produk, solusi, dan pelayanan untuk building automation, fire safety, security, dan power distribution,” ujar Andreas Herrmann.

Dikatakan, sistem keselamatan kebakaran “Cerberus Pro” menggabungkan berbagai standard keamanan tinggi dengan teknologi termutakhir, sesuai dengan standard yang berlaku di Eropa EN54. Portfolionya mencakup beberapa panel kontrol, detektor kebakaran, peralatan serta asesoris yang sesuai untuk digunakan tersendiri atau pada jaringan yang luas. Desain panel kontrol Cerberus Pro yang padat sangat memudahkan instalasi dan diintegrasikan kedalam jaringan IT atau digabungkan ke sistem manajemen bahaya MM8000 dari Siemens melalui fitur sistim Ethernet yang terintegrasi.

Portfolio Cerberus Pro baru menjamin pendeteksian kebakaran secara lebih cepat dan handal termasuk penyampaian peringatan yang memungkinkan operator untuk menilai situasi dalam waktu singkat, hal ini dimungkinkan dengan adanya produk-produk dengan kemampuan deteksi yang memuaskan dan fitur pengendali, seperti detektor kebakaran yang menggunakan sensor optik, sensor panas, dan multi sensor. Sistem algoritma terintegrasi dan pilihan parameter yang tersedia dapat mengurangi kemungkinan false alarm.

“Untuk aplikasi yang memerlukan kemampuan lebih, terdapat berbagai detektor asap khusus seperti detektor api dan detektor asap linear,” lanjutnya.

Solusi Keselamatan Kebakaran

Terlepas dari sistem pendeteksi kebakaran yang canggih, ungkap Andreas Herrmann, Siemens menawarkan portfolio solusi keselamatan kebakaran yang termasuk pencegahan atas kerusakan yang akan terjadi akibat bahaya kebakaran. Diantaranya: Sistem deteksi kebakaran yang handal dan memiliki peringatan dini atas bahaya asap, panas dan percikan api sekaligus hampir tidak terpengaruh oleh tipuan fenomena.

“Alarm dan sistem evakuasi yang membantu mencegah wabah panik dan kekacauan yang akan terjadi. Sistem pemadaman yang dirancang sesuai kebutuhan, aplikasi, dan resiko kebakaran untuk memaksimalkan kesinambungan bisnis dan juga baik untuk lingkungan. Sistem manajemen bahaya untuk menjamin tingkat keamanan dan keselamatan yang tinggi. Pelayanan keselamatan kebakaran untuk menyediakan pelayanan operasional dan perawatan sistem,” tambahnya menerangkan.

Green dan Smart Buildings
Siemens telah menjadi mitra global pilihan dalam perlindungan orang dan infrastruktur serta memaksimalkan efisiensi energi bagi gedung.
“Portfolio komprehensif kami meliputi berbagai produk, sistem, pelayanan dan solusi keamanan elektronik, keselamatan kebakaran, otomasi gedung, dan teknologi instalasi kelistrikan yang dapat menghemat energi, meningkatkan kenyamanan pengguna serta membantu melindungi lingkungan. Solusi cerdas bagi modernisasi gedung yang dapat mengurangi konsumsi energi hingga 40% akan tumbuh dua kali lipat,” ungkapnya.

Menurut International Energy Agency (IEA), di tahun 2005 gedung menyumbang sekitar 40% dari konsumsi energi dunia, dimana 21% berhubungan dengan emisi gas rumah kaca. Sejak 1994, Siemens telah terlibat dalam lebih dari 1500 proyek efisiensi energi yang dapat mengurangi biaya hingga 1,5 milyar Euro serta mengurangi emisi CO2 700.000 ton per tahun.

Selain itu, peningkatan penggunaan energi terbarukan pada gedung di masa depan akan mengarah pada permintaan manajemen listrik yang cerdas, karena gedung tidak hanya akan mengkonsumsi lebih banyak listrik, tetapi mereka juga akan menghasilkan listrik sendiri yang dapat disalurkan ke dalam jaringan cerdas (smart grid).

“Karena itu, kami berharap untuk memperluas posisi pasar terdepan, baik sebagai penyedia solusi untuk meminimalisasi konsumsi energi dan emisi CO2 serta sebagai spesialis untuk memaksimalkan produktivitas dan keselamatan pengoperasian gedung. Hal ini akan kami tempuh melalui jaringan cabang pelayanan yang luas yang disertai oleh teknologi intelligent building, seperti sistem distribusi energi yang cerdas (Totally Integrated Power, TIP) sampai ke teknologi otomasi gedung yang terintegrasi penuh (Total Building Solutions, TBS),” paparnya. *lady asther

Caption: Foto atas, Andreas Herrmann, General Manager Divisi Industry Building Technologies PT. Siemens Indonesia, Edward P. Nainggolan, Manager Divisi Industry Building Technologies PT. Siemens Indonesia, Frank Lee, Kepala Divisi Regional ASEAN Siemens Industry Building Technologies. (beritakota.net/hms)

Dibaca: 270 kali

Tagged as:

Comments are closed.